China Sebut Kunjungan Kim Jong Un ke Dandong Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama Bilateral dengan Korea Utara

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Luar Negeri China menyatakan kunjungan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ke Kota Dandong, Provinsi Liaoning, pada Sabtu (24/10/2026), mencerminkan hubungan persahabatan erat antara Beijing dan Pyongyang serta komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama bilateral.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan kunjungan tersebut turut didampingi Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China Wang Huning.

"Pada 24 Oktober, Ketua Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China Wang Huning, mendampingi Sekretaris Jenderal Partai Pekerja Korea Utara sekaligus Presiden Urusan Negara Korea Utara Kim Jong Un, dalam kunjungannya ke Dandong. China dan Korea Utara adalah negara tetangga yang bersahabat," kata Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Senin (26/10/2026).

China Sampaikan Salam Xi Jinping kepada Kim Jong Un

Guo Jiakun mengungkapkan Wang Huning menyampaikan salam hangat dan harapan terbaik dari Presiden China Xi Jinping kepada Kim Jong Un.

Menurutnya, hubungan persahabatan tradisional antara China dan Korea Utara terus berkembang secara stabil dan memberikan manfaat bagi kedua negara.

China juga menilai hubungan bilateral tersebut mendukung perdamaian, stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran kawasan.

"China senantiasa siap bekerja sama dengan Korut untuk mewujudkan kesepakatan-kesepakatan penting yang telah dicapai oleh kedua kepala negara, serta terus memajukan hubungan bilateral kedua pihak," tambahnya.

Guo menegaskan Beijing berkomitmen melanjutkan kerja sama berdasarkan kesepakatan yang telah dicapai para pemimpin kedua negara.

Kim Jong Un Kunjungi Museum Peringatan Perang Korea

Dalam kunjungannya ke Dandong, Kim Jong Un mendatangi Balai Peringatan Perang Melawan Agresi Amerika Serikat dan Mendukung Korea.

Museum tersebut berkaitan dengan keterlibatan pasukan China dalam Perang Korea yang berlangsung pada 1950–1953.

Kim menyebut balai peringatan itu sebagai simbol persahabatan antara Korea Utara dan China yang dibangun melalui pengorbanan kedua negara.

Kunjungan tersebut berlangsung menjelang peringatan partisipasi tentara China dalam Perang Korea pada 25 Oktober.

Sebelumnya, Kim Jong Un telah melakukan lima kunjungan ke China yang mencakup pertemuan dengan Presiden Xi Jinping.

Kunjungan ke Dandong pada Oktober 2026 menjadi kunjungan keenam Kim ke China setelah lawatan sebelumnya pada September 2025.

Jembatan Penghubung China dan Korea Utara Kembali Dibuka

Kim Jong Un melakukan perjalanan menuju Dandong melalui jembatan baru yang menghubungkan Kota Sinuiju di Korea Utara dengan Dandong di China.

Jembatan tersebut juga digunakan Kim saat kembali ke Korea Utara setelah menyelesaikan kunjungannya.

Infrastruktur sepanjang 3.026 meter dengan empat lajur itu telah selesai dibangun pada 2014, tetapi pembukaannya tertunda selama sekitar 12 tahun.

Pembukaan jembatan tersebut dipandang sebagai peluang untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Kim dilaporkan telah kembali ke Korea Utara pada 25 Oktober 2026 setelah menyelesaikan agenda kunjungannya di Dandong.

Kementerian Luar Negeri China menegaskan hubungan dengan Korea Utara akan terus dikembangkan melalui kerja sama yang mendukung kepentingan kedua negara dan stabilitas kawasan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Bali dan Selat Lombok
• 22 jam lalu
0
thumb
Mandiri Rinci Kredit Jhonlin, Begini Mitigasi Agunan JARR-PGUN
• 20 jam lalu
0
thumb
Terungkap Motif Asli Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Jawa Timur, Polisi: Sempat Bertengkar karena Cemburu
• 20 jam lalu
0
thumb
Dua Clean Sheet Beruntun, Ardiansyah Benteng Baru PSM
• 7 jam lalu
0
thumb
Beli Elektronik Jangan Cuma Lihat Harga, Moms! Ini yang Perlu Diperhatikan
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.