HARIAN.FAJAR.CO.ID, SANTIAGO—Seorang anak perempuan mengeluhkan sakit perut dan dibawa ke rumah sakit, di mana kemudian diketahui bahwa ia tengah hamil enam bulan.
Korban yang berusia 10 tahun—yang identitasnya dirahasiakan—diberitahu oleh tim medis di Santiago del Estero, Argentina, bahwa kehamilannya sudah memasuki tahap lanjut.
Kecurigaan muncul ketika sang ibu memberi tahu dokter bahwa putrinya sudah cukup lama tidak mengalami menstruasi.
Sumber kepolisian mengungkapkan kepada InfoBae bahwa anak tersebut telah mengalami kekerasan seksual oleh ayah tirinya di kediaman keluarga mereka di El Bacho.
Petugas kepolisian menangkap tersangka yang berusia 33 tahun di rumahnya dan menyita ponsel miliknya.
Dalam keterangannya kepada media setempat, nenek korban mengaku sempat memperingatkan putrinya mengenai bahaya membiarkan cucunya berduaan dengan sang ayah tiri.
Ia menuturkan kepada Noticiero 7 bahwa ia telah memberi peringatan bahwa pria tersebut—yang berkenalan dengan putrinya melalui telepon—tidak dapat dipercaya.
Sang nenek menambahkan bahwa ia sendiri pernah mengalami kekerasan seksual saat berusia delapan tahun.
Fakta ini juga mengejutkan guru di sekolah korban, yang menyatakan bahwa sang anak tidak pernah mengeluhkan rasa sakit atau masalah apa pun terkait ayah tirinya.
“Dia anak yang pendiam, selalu mengerjakan pekerjaan rumahnya… Saya tidak pernah melihat perilaku aneh apa pun darinya, dan dia juga tidak pernah mengalami luapan emosi yang ekstrem,” ujarnya. (amr)






Komentar (0)