Jakarta, VIVA – Pemerintah China dan Rusia mengucapkan selamat kepada Luiz Inacio Lula da Silva setelah presiden petahana Brasil itu kembali memenangkan pemilihan presiden. Kemenangan dalam pemungutan suara putaran kedua tersebut memastikan Lula memperoleh masa jabatan keempat yang tidak berurutan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan, Beijing mencermati pengumuman Mahkamah Pemilihan Umum Brasil mengenai hasil pemilihan presiden tersebut.
"China mencermati pengumuman dari Mahkamah Pemilihan Umum Brasil mengenai kemenangan Presiden Lula dalam putaran kedua dan menyampaikan ucapan selamat atas hasil tersebut," kata Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Senin (26/10/2026).
China juga menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kerja sama dengan Brasil. Guo menegaskan bahwa pemerintahnya menghormati hasil pemilihan yang mencerminkan pilihan masyarakat Brasil.
"China siap bekerja sama dengan Brasil untuk memajukan pembangunan komunitas dengan masa depan bersama antara China dan Brasil. Kami menghormati pilihan rakyat Brasil," tambah Guo Jiakun.
Ucapan selamat juga disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telegram yang dirilis Kremlin pada Senin. Putin menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali Lula sebagai Presiden Brasil sekaligus berharap hubungan kedua negara terus berkembang.
“Sahabat terkasih, terimalah ucapan selamat yang paling hangat dari saya atas terpilihnya kembali Anda sebagai Presiden Republik Federasi Brasil,” demikian bunyi telegram ucapan selamat Putin.
Putin mengatakan hasil pemungutan suara tersebut mengonfirmasi pengakuan terhadap kualitas kepemimpinan Lula dan dukungan terhadap kebijakannya dalam mendorong pembangunan Brasil.
“Saya juga ingin menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Anda dan mendoakan kesehatan yang baik, kebahagiaan, kemakmuran, serta keberhasilan baru dalam menjalankan tugas pemerintahan demi kepentingan rakyat Brasil yang bersahabat,” demikian isi pesan Putin.
Ia juga menegaskan bahwa Rusia dan Brasil akan melanjutkan kerja sama bilateral. "Rusia dan Brasil akan terus bekerja sama secara erat untuk memperluas kerja sama yang produktif," tambah Putin.
Berdasarkan hasil yang diumumkan Mahkamah Pemilihan Umum Brasil, Lula mengalahkan pesaingnya, Flavio Bolsonaro, dalam pemilihan presiden putaran kedua pada Minggu (25/10/2026). Hasil resmi mencatat Lula meraih 51,76 persen suara sah, sedangkan Flavio memperoleh 48,24 persen, dengan selisih lebih dari empat juta suara.






Komentar (0)