KPK Periksa Sekretaris Utama dan 3 Tenaga Ahli BNPB

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

KPK kembali memeriksa Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian. Ia dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan BNPB.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Rustian diperiksa bersama sejumlah saksi lainnya, yakni:

Rustian juga disebut telah tiba di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan.

“Benar, hari ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Sdr. RST selaku Sekretaris Utama (Sestama) BNPB dan beberapa saksi lainnya, dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan TPK di lingkungan BNPB,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (27/10).

“Saksi RST sudah tiba di gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik,” sambungnya.

Budi belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait pemeriksaan Rustian dan sejumlah saksi lainnya.

Rustian sebelumnya sempat diamankan KPK dalam OTT pada Selasa (13/10). Operasi tersebut menyasar dugaan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa di lembaga tersebut. Namun, setelah menjalani pemeriksaan, ia dipulangkan dan statusnya masih sebagai saksi.

Dari hasil pemeriksaan, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni Bima Setiawan (adik Kepala BNPB Suharyanto sekaligus tenaga ahli BNPB), Gabriel Purwaka Sigit (Kasubdit Pengelolaan Bantuan dan Kedaruratan BNPB sekaligus pejabat pembuat komitmen), Richard Erlangga (tenaga ahli BNPB), serta dua pihak swasta, Gery Prasetiawan dan Syifa Nrika Ghifarian.

Penyidik menduga ada dua modus korupsi yang dilakukan dua tenaga ahli Kepala BNPB tersebut, dan keduanya berkaitan dengan dana siap pakai (DSP), yaitu dana cadangan pemerintah untuk keadaan darurat bencana.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kembalikan Aset Koruptor ke Negara
• 11 jam lalu
0
thumb
Program MBG Buka Lapangan Kerja Baru, 100 Ribu Pekerja Diserap KPPG Bogor
• 16 jam lalu
0
thumb
Trans Jatim Masih Kurang Tiga Koridor, Driyorejo dan Wiyung Masuk Rencana
• 5 jam lalu
0
thumb
Ancaman Nyata Buat Pemerintah, Hak Angket Suket Gibran Diprediksi Mulus Masuk DPR Jika Partai Ini Gabung!
• 2 jam lalu
0
thumb
Tawuran Pemuda dan Geng Motor di Makassar Gunakan Busur Panah dan Parang, 8 Orang Ditangkap
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.