Jakarta, VIVA – Hasan Syukur, pengemudi ojek online (ojol) yang terlindas mobil listrik dalam kecelakaan di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, masih dalam pemantauan tim medis. Ia harus menjalani operasi setelah mengalami kecelakaan pada Jumat lalu.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo mengatakan, Hasan telah menjalani operasi di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Mengutip tayangan YouTube tvOne News, Selasa (27/10), polisi menyebut kondisi Hasan kini masih dalam pemantauan tim medis setelah menjalani operasi.
Sementara itu berdasarkan keterangan dari menantu korban, Eko Priyono saat ditemui awak media, sang mertua mengalami patah kaki akibat insiden tersebut.
"Patah yang kaki, kalua yang bagian badan pada retak sama itu paru-parunya ada yang kena bocorlah sedikit gitu," kata dia.
Diungkap sang menantu, Hasan Syukur saat ini dalam keadaan stabil namun masih belum bisa berkomunikasi.
"Kalau keadaan sih stabil, cumin bapak sekarang belum bisa bicara. Sekarang napasnya masih dibantu pakai selang. Belum bisa napas sendiri," ujarnya.
Pihak Grab Buka SuaraPihak Grab buka suara terkait dengan insiden yang dialami mitra pengemudinya. Manajemen Grab Indonesia saat ini tengah focus agar pengemudi mitra mendapatkan penangan medis dan pendampingan yang dibutuhkan.
"Kami turut prihatin atas kecelakaan yang menimpa salah satu Mitra Pengemudi Grab di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Prioritas utama kami saat ini adalah mendukung agar Mitra Pengemudi mendapatkan penanganan medis dan pendampingan yang dibutuhkan," kata Manajemen Grab saat dikonfirmasi VIVA, Selasa (27/10/2026).
Lebih lanjut dijelaskan sejak pertama kali menerima laporan kejadian pihak manjemen Grab Indonesia telah mengunjungi rumah sakit dan berkoordinasi langsung dengan keluarga Mitra Pengemudi untuk memberikan pendampingan serta dukungan yang diperlukan. Pihaknya juga terus memantau kondisi kesehatan Mitra Pengemudi dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan situasi ini.
"Kami menghormati proses penanganan yang sedang berjalan dan berkomitmen untuk terus mendukung Mitra Pengemudi serta keluarganya dalam situasi ini. Kami juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap Mitra Pengemudi kami, serta senantiasa mendoakan kesembuhan beliau," demikian keterangan manajemen Grab Indonesia.






Komentar (0)