Mau Rasakan Sensasi Udara Dingin di Puncak Gunung? Tak Perlu Mendaki!

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Di tengah aktivitas yang serba cepat, aroma tertentu bisa menjadi bagian dari cara seseorang menikmati jeda. Wewangian dengan karakter bersih, sejuk, dan ringan, misalnya, menawarkan pengalaman sensori yang berbeda dari parfum beraroma manis pekat atau rempah yang kuat.

Inspirasi alam pun semakin menarik untuk diterjemahkan ke dalam komposisi parfum. Salah satunya adalah suasana pegunungan bersalju, dengan udara dingin, hamparan putih, dan keheningan yang memberi kesan lapang. Gambaran tersebut menjadi dasar pengembangan HINT Snowflakes Extrait de Parfum, wewangian yang menginterpretasikan kesejukan alam melalui perpaduan aroma floral dan aquatic.

Baca Juga :
Beda Parfum Extrait dengan Body Mist: Mana yang Lebih Tahan Lama dan Cocok untuk Aktivitas Sehari-hari?
Kenapa Pilihan Aroma Bisa Mencerminkan Karakter Seseorang?

Parfum ini masuk dalam kelompok aroma Floral–Ozone (Aquatic). Komposisinya dibuka dengan perpaduan Floral Ozone dan Living Liquid Air, yang dirancang untuk menggambarkan udara segar di ketinggian. Aroma tersebut kemudian beralih ke Snowflake sebagai bagian tengah, sebelum ditutup dengan Sweet Moss yang memberikan sentuhan lebih membumi.

Perpindahan karakter aroma itu membentuk gambaran perjalanan dari udara yang terasa dingin dan segar menuju suasana yang lebih tenang. Alih-alih mengandalkan satu karakter aroma dominan, komposisinya mencoba menghadirkan kesan berlapis yang terinspirasi dari perubahan suasana di alam.

“Melalui HINT Snowflakes Extrait de Parfum, kami ingin menghadirkan salah satu pengalaman wewangian paling segar dari HINT, atau our freshest fragrance. Setiap lapisannya dirancang untuk menghadirkan sensasi dingin, bersih, dan refreshing, mulai dari hembusan udara di puncak, keheningan salju yang jatuh, hingga ketenangan sweet moss yang membumi. Kami berharap aroma ini dapat menemani penggunanya menemukan kembali kesegaran dan kejernihan di tengah padatnya aktivitas sehari-hari,” ujar Benny Yahya, Direktur HINT, dalam keterangannya, dikutip Selasa (27/10/2026).

Ketika Teknologi Bertemu Inspirasi Alam

Menghadirkan aroma yang terinspirasi dari alam bukan sekadar perkara memilih bahan dengan wangi tertentu. Karakter yang ingin ditangkap perlu diterjemahkan menjadi komposisi yang dapat dikenali melalui indra penciuman.

Dalam pengembangannya, parfum ini menggunakan IFF Livings™ Headspace Extraction, teknologi yang dimanfaatkan untuk menangkap karakter autentik aroma dari alam dan menerjemahkannya ke dalam formulasi wewangian melalui pendekatan ilmiah.

Baca Juga :
Dari Makeup hingga Parfum, Begini Perubahan Tren Kecantikan di Indonesia
Beda Body Mist, Eau de Parfum dan Extrait de Parfum, Mana yang Wanginya Paling Tahan Lama?
Api Padam, Pendaki Bisa Naik Lagi! Jalur Senaru Gunung Rinjani Dibuka Kembali

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Klaim Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Capai 98 Persen, Enam Puskesmas Pembantu Masih Belum Pulih
• 8 jam lalu
0
thumb
Waspada! Hujan Petir Berpotensi Landa Kota Besar di Indonesia, Ini Daftarnya
• 21 jam lalu
0
thumb
Kebakaran Hutan Bisa Picu Bencana Susulan, Memadamkan Api Saja Tak Cukup
• 11 jam lalu
0
thumb
Danantara Belum Akan Merger Maskapai BUMN Sebelum Garuda Indonesia Sehat
• 9 jam lalu
0
thumb
Arab Saudi Gempur Peluncur Rudal Houthi Usai Bandara Riyadh Diserang
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.