Inventaris Minecraft Cepat Penuh Padahal Baru Mulai Survival, Ini Cara Mengaturnya Tanpa Mod

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Bagi gamer yang memainkan Minecraft Vanilla, mengatur inventaris merupakan salah satu tantangan yang sering muncul sejak awal permainan. Baru menebang pohon, menambang batu, dan mengumpulkan makanan, slot penyimpanan sudah dipenuhi berbagai barang. Akibatnya, pemain harus bolak-balik ke rumah atau meninggalkan barang yang sebenarnya masih berguna.

Masalah tersebut bukan semata-mata karena kapasitas inventaris terbatas. Kebiasaan mengambil semua barang tanpa mempertimbangkan kebutuhan juga membuat perjalanan menjadi kurang efisien.

Baca Juga :
Tecno Spark 50s 5G vs Infinix Note 50s 5G, Hp Mana yang Lebih Layak untuk Gaming Santai?
Minecraft di Nintendo Switch 2 Segera Jadi Sorotan, Apa Saja Perubahannya?

Padahal, pemain bisa mengatur inventaris dengan lebih cerdas tanpa memasang mod tambahan. Berikut VIVA telah merangkum Selasa (27/10/2026).

1. Pilih Barang Berdasarkan Tujuan Perjalanan

Sebelum meninggalkan tempat tinggal, tentukan aktivitas yang ingin dilakukan. Jika hendak menambang, prioritaskan beliung, obor, makanan, perisai, dan perlengkapan penting lainnya. Sisakan ruang untuk membawa pulang batu bara, bijih, serta material yang ditemukan.

Sebaliknya, ketika menjelajahi hutan, pemain dapat membawa kapak, makanan, perahu jika diperlukan, dan perlengkapan navigasi. Tidak semua alat harus dibawa setiap saat.

Kebiasaan ini membantu mengurangi barang yang tidak terpakai sekaligus membuat pemain lebih siap menghadapi situasi tak terduga.

2. Manfaatkan Sistem Penumpukan Barang

Minecraft memiliki mekanisme stacking yang memungkinkan sejumlah barang sejenis menempati satu slot. Namun, batas penumpukannya tidak selalu sama. Banyak material umum dapat ditumpuk hingga 64 unit, sedangkan sejumlah barang lain memiliki batas 16 atau tidak dapat ditumpuk.

Karena itu, pemain perlu memperhatikan jenis barang yang dibawa. Hindari memenuhi inventaris dengan banyak tumpukan kecil dari berbagai material yang belum dibutuhkan.

Jika mengumpulkan material bangunan, pertimbangkan untuk memprioritaskan jenis blok yang paling berguna. Barang yang mudah diperoleh kembali bisa ditinggalkan apabila ruang mulai terbatas.

3. Bangun Sistem Penyimpanan Sejak Awal

Peti atau chest sebaiknya dibuat sesegera mungkin setelah pemain memiliki kayu yang cukup. Tempatkan peti di lokasi yang mudah dijangkau, seperti dekat meja crafting dan tungku.

Pisahkan penyimpanan berdasarkan kategori, misalnya material tambang, hasil pertanian, makanan, kayu, serta perlengkapan petualangan. Pemisahan tersebut membuat barang lebih mudah ditemukan dan mengurangi kebiasaan membawa material yang sebenarnya sudah tersedia di rumah.

Baca Juga :
Deretan Game Horor Terbaik Sepanjang Masa, dari Silent Hill 2 hingga Alien: Isolation
Vivo Y100 5G vs Samsung Galaxy A25 5G, Hp Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Dipakai hingga 5 Tahun ke Depan?
Kaset Game Bisa Rusak Tanpa Terlihat, Ini Cara Menyimpan Koleksi Agar Umurnya Lebih Panjang

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Naikkan Target Bedah Rumah 2026 Jadi 400.000 Unit, Maruarar Sirait Ungkap Program Rumah Subsidi
• 18 menit lalu
0
thumb
Geger! Suporter Bola Tewas Usai Nonton di Stadion Pakansari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
• 19 jam lalu
0
thumb
Innova Zenix Terbaru Dapat Tambahan Fitur, tapi Sejumlah Fitur Lama Dihilangkan
• 21 jam lalu
0
thumb
Pelatih Persik kritik kualitas rumput JIS setelah kalah dari Persija
• 12 jam lalu
0
thumb
Penampakan WN Taiwan, Tersangka Kasus Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.