jakarta.jpnn.com - Partai Hanura terus mempersiapkan diri menyambut Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
Partai Hanura menyiapkan strategi politik modern berbasis ilmu pengetahuan, survei, dan konsultan.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Mencurigai Perusahaan Asing Penyebab Karhutla
Tujuannya ialah untuk memperkuat daya saing partai sekaligus menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella mengatakan partainya mulai menerapkan pendekatan modern dalam pengelolaan organisasi dan penyusunan strategi electoral.
BACA JUGA: 2 Tahun Prabowo-Gibran, Fondasi Ekonomi Menguat, Investasi Terus Tumbuh
Dengan demikian, setiap langkah politik didasarkan pada perhitungan yang terukur.
"Hanura hari ini mengelola partainya dengan cara-cara modern, dengan memakai ilmu pengetahuan. Jadi tidak sekadar rasa-rasa, mungkin-mungkin itu tidak dipakai lagi. Hari ini berdasarkan ilmu pengetahuan," kata Rio, Minggu (25/10).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Minta KSP Listyo Sigit Kawal Program Strategis Pemerintah
Rio mengatakan pendekatan tersebut diperlukan agar partai dapat memetakan potensi perolehan suara dan menentukan strategi yang tepat di setiap daerah pemilihan (dapil).
Partai Hanura, kata Rio, akan melakukan survei di sejumlah dapil, termasuk di Sulawesi Barat, untuk mengetahui kondisi politik dan peluang partai dalam menghadapi kontestasi mendatang.
"Kami harus tahu bahwa apa yang harus kami lakukan. Apa hasil pengelolaan yang akan datang pun, Hanura harus tahu gambaran itu. Itu yang akan kami lakukan nanti," ujarnya.
Rio menjelaskan Tim Task Force DPP Partai Hanura telah mengunjungi 26 provinsi dalam rangka memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan mesin politik hingga tingkat daerah. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil





Komentar (0)