Ada Perusahaan Asing Diduga Menambang di Kebun Sawit RI Tanpa Izin

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Konpres ketahanan pangan energi nasional, Senin (26/10/2026). (Tangkapan layar youtube ESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan ada sejumlah perusahaan asing yang diduga melakukan aktivitas penambangan tanpa izin, di mana izin usahanya bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, bukan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Bahlil mengatakan, ada dugaan keterlibatan asing di dalam perusahaan-perusahaan perkebunan yang melakukan pertambangan ilegal tersebut. Namun, pihaknya belum dapat mengungkapkan perusahaan mana yang melakukan pertambangan ilegal.

"Aktivitas pertambangan tersebut ditengarai dilakukan oleh beberapa perusahaan asing," kata Bahlil dalam konferensi pers di kantornya, Senin (26/10/2026).


Bahlil menegaskan, setiap perusahaan wajib menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan izin yang dimiliki. Perusahaan yang hanya memiliki izin usaha perkebunan kelapa sawit tidak diperbolehkan menjalankan aktivitas pertambangan tanpa perizinan yang sesuai.

"Kalau izin itu hanya dikeluarkan untuk usaha sawit (kelapa sawit), maka tidak boleh melakukan usaha lain terhadap kebun-kebun, termasuk pertambangan," tegas Bahlil.

Dia juga menerima laporan dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM mengenai adanya dugaan kegiatan di luar izin tersebut. Pemerintah pun akan menindaklanjutinya melalui pemantauan dan pemeriksaan.

"Saya sudah mendapat laporan dari tim Gakkum, ada beberapa perusahaan yang berpengalaman dan berpotensi untuk melakukan kegiatan lain di luar sawit," terang Bahlil.

Oleh karena itu, pihaknya beserta jajaran dan tim Gakkum akan melakukan monitoring pemeriksaan terhadap perusahaan perkebunan sawit yang juga melakukan usaha pertambangan.

"Kami akan melakukan monitoring pemeriksaan terhadap kebun-kebun yang juga melakukan usaha pertambangan," ujarnya.

Baca: Cari Tambahan Pasokan BBM, Bahlil Bakal Keliling ke China-India

(wia)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Prabowo Sebut Ada 5 IUP Tambang Punya Cadangan Rp5.400 Triliun

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
BMKG Rilis Prakiraan Kualitas Udara Kalimantan 26-27 Oktober, Palangka Raya Potensi Berbahaya
• 14 jam lalu
0
thumb
1000+ Nama ML Keren 2026, Aesthetic, Simbol, 4 Huruf, dan Couple
• 3 jam lalu
0
thumb
Unhan RI dan PPI Oxford Bahas Strategi Pertahanan Indonesia Hadapi Ancaman Global
• 8 jam lalu
0
thumb
Percepatan Pemumulihan Infrastruktur Dasar Pasca Bencana di Aceh | SAPA PAGI
• 11 jam lalu
0
thumb
Harga Beras, Bawang, Minyak Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 152 Ribu
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.