BANDUNG -- Ratusan peserta dari berbagai organisasi masyarakat, pemerintah, lembaga zakat berkumpul di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung menyuarakan terus kemerdekaan Palestina dan penghentian genosida Israel, Jumat (23/10/2026). Mereka berkumpul untuk membahas strategi dan rencana ke depan untuk Palestina.
Acara tersebut diinisiasi oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama Indonesia Global Sumud Alliance of Palestina bersama tim GSF International. Sejumlah lembaga zakat yang hadir seperti Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, DT Peduli, Kasih Palestina dan Smart 171.
Selain itu, terdapat pula organisasi kemasyarakatan Islam yang hadir. Tokoh-tokoh yang hadir yaitu Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Ahmad Heryawan, anggota DPRD Jawa Barat Siti Muntamah. Benny Bachtiar staf ahli Pemprov Jabar serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.
Sesi acara diisi dengan diskusi dan talkshow yang dipandu oleh aktivis Palestina Chiki Fawzy. Selain itu, bakal terdapat acara deklarasi dan solidaritas untuk Palestina.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ketua Pelaksana Kegiatan Yesi Martaleni mengatakan pertemuan seluruh organisasi yang berjuang untuk Palestina sebagai ikhtiar memperkuat persaudaraan, solidaritas dan sinergitas dalam mendukung perjuangan kemerdekaan dan martabat rakyat Palestina.
"Melalui forum ini terbangun ruang dialog mempertemukan elemen bangsa dengan jejaring perjuangan internasional terutama Global SumuD Fotilla," ucap dia saat memberikan sambutan, Jumat (23/10/2026).
Ratusan peserta dari berbagai organisasi masyarakat, pemerintah, lembaga zakat berkumpul di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung menyuarakan terus kemerdekaan Palestina dan penghentian genosida Israel, Jumat (23/10/2026). Mereka berkumpul untuk membahas strategi dan rencana ke depan untuk Palestina. - (M Fauzi Ridwan/Republika)
Ia melanjutkan pemilihan Gedung Merdeka sebagai tempat acara karena memiliki sejarah solidaritas bangsa Asia Afrika termasuk Palestina. "Kami berharap pertemuan ini tidak menjadi sekedar ruang silaturahmi gagasan tapi melahirkan langkah nyata menghadirkan kontribusi untuk Palestina," kata dia.
Koordinator GPCI sekaligus Ketua Indonesia Global Sumud Alliance of Palestina Maimon Herawati mengaku berbahagia sebab ratusan masyarakat Kota Bandung hadir dalam acara yang direncanakan mendadak hanya dalam dua pekan kemarin. Ia menilai kehadiran masyarakat dalam acara tersebut bukti kecintaan kepada Palestina.
"Ada rasa berdegup, ini Indonesia dengan kecintaan ke Palestina," ucap dia saat memberikan sambutan di hadapan ratusan peserta yang hadir, Jumat (23/10/2026).
Ia menilai pemerintah, organisasi masyarakat sipil di Bandung maupun Jakarta dapat melakukan kerja lebih besar ke depan untuk Palestina. Maimon pun mendorong kepada pemerintah melalui Kemendikdasmen untuk memasukan sejarah tentang Palestina dan penjajahan ke kurikulum sejarah di jenjang SD, SMP dan SMA.
Sebab, ia mendapatkan informasi bahwa terdapat rencana menghapuskan sejarah palestina dalam kurikulum di Indonesia. Dengan menghadirkan sejarah Palestina di kurikulum sekolah maka akan lebih mudah mendorong masyarakat memperjuangkan palestina.
Ratusan peserta dari berbagai organisasi masyarakat, pemerintah, lembaga zakat berkumpul di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung menyuarakan terus kemerdekaan Palestina dan penghentian genosida Israel, Jumat (23/10/2026). Mereka berkumpul untuk membahas strategi dan rencana ke depan untuk Palestina. - (M Fauzi Ridwan/Republika)
Anggota DPRD Jawa Barat Siti Muntamah yang juga Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KKP) atau yang dikenal Ummi Oded mengatakan harus terus menyuarakan tentang kemerdekaan Palestina dan penjajahan atau genosida yang dilakukan oleh Israel kepada Palestina.
"Apa yang terjadi di Palestina harus terus disuarakan," kata dia.
Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Ahmad Heryawan mengatakan masyarakat Indonesia khususnya Bandung merupakan bagian dari bangsa Asia Afrika. Oleh karena itu, perjuangan membela Palestina harus terus dilakukan yaitu Palestina yang merdeka.
"Alhamdulillah kita bagian dari bangsa Asia Afrika dan orang Bandung punya kewajiban itu untuk Palestina. Global Sumud terus dihadirkan membela Palestina. Palestina yang merdeka," kata dia.
Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Benny Bachtiar mengatakan Pemprov Jabar terus terlibat dalam upaya perjuangan kemerdekaan Palestina. Ia menyebut pada tahun 2018, pemerintah memberikan seragam.
Pada tahun 2021 hingga tahun 2024, ia menyebut Pemprov Jawa Barat memberikan dana miliaran dan pembangunan masjid untuk Palestina yang disalurkan melalui Baznas Jawa Barat.
Komentar (0)