Karhutla di Kalimantan Capai 3.392 Hektare, Sumatera 990 Hektare 

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Saat ini BNPB sudah tidak lagi melakukan operasional penanganan karhutla di Provinsi Riau. 

Karhutla di Kalimantan Capai 3.392 Hektare, Sumatera 990 Hektare 

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Dalam laporannya, BNPB membagikan kluster berdasarkan wilayahnya masing-masing.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menyampaikan bahwa untuk Pulau Sumatera, ada beberapa wilayah yang menjadi fokus perhatian seperti; Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, khususnya Taman Nasional Way Kambas.

Baca Juga:
Karhutla di Sumsel dan Kalteng Masih Tinggi, BMKG Gencarkan OMC dan Penyebaran Dry Ice

"Kita peroleh di sini bahwa ada di Sumatera saat ini ada 990 hektare yang kami catat," kata Berton dalam konferensi persnya secara daring, Senin (26/10/2026).

Untuk luas Karhutla paling banyak terjadi di Sumatera Selatan dengan area seluas 889 hektare. Sedangkan, Jambi ada 89 hektare dan Lampung seluas 12 hektare.

Baca Juga:
Bahas Karhutla-Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Kepala BMKG Menghadap Prabowo di Istana

"Untuk di Kalimantan seperti biasa kami sampaikan bahwa per hari kemarin, yaitu tanggal 25 Oktober 2026 kami mendapati mendapatkan laporan kira-kira 3.392 hektare lahan masih dalam penanganan," ujarnya.

Area Karhutla terbesar terjadi di Kalimantan Tengah dengan luas 2.456 hektare. Sedangkan, Kalimantan Barat seluas 880 hektare.

Baca Juga:
BNPB Gencarkan OMC hingga Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

"Sehingga perhatian kita tentu di Kalimantan Tengah terutama, Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Ketapang maupun Kayong Utara," tuturnya.

Di sisi lain, Berton menyampaikan bahwa saat ini BNPB sudah tidak lagi melakukan operasional penanganan karhutla di Provinsi Riau. 

"Kami perlu menyampaikan bahwa perhatian kami terhadap Riau saat ini sudah beralihkan atau tidak lagi karena memang curah hujan alami di sana sudah relatif banyak dan sudah memadamkan banyak lahan-lahan yang kebakaran," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Xi Jinping Kumpulkan Elite Partai Komunis, Bahas Arah China
• 10 jam lalu
0
thumb
Kemenkum Gratiskan 19 Layanan Hak Cipta Mulai November 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
Bahlil Bicara Rencana Pembangkit Tenaga Nuklir & Kepastian Harga BBM Subsidi | SAPA SIANG
• 7 jam lalu
0
thumb
Meneguhkan Baiat PBNU di Rahim Pesantren
• 11 jam lalu
0
thumb
Pemprov Jatim Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran TPA Supit Urang
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.