Sering Lelah dan Sulit Fokus saat Bekerja? Ini 5 Kebiasaan yang Perlu Diperbaiki

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Jadwal kerja yang padat sering membuat seseorang mengorbankan kebutuhan dasar tubuh. Sarapan dilewatkan karena terburu-buru, makan siang dilakukan sambil membalas email, sementara waktu tidur berkurang akibat pekerjaan yang belum selesai.

Jika berlangsung terus-menerus, pola hidup seperti ini dapat memengaruhi energi, konsentrasi, dan kemampuan tubuh menjalankan aktivitas sehari-hari. Padahal, menjaga kebugaran tidak selalu harus dimulai dengan perubahan besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten juga berperan penting dalam mendukung kesehatan.

Baca Juga :
6 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi yang Membuat Mereka Dihormati dan Dikagumi
Biaya Pendidikan dan Persaingan Kerja Jadi Tantangan bagi Generasi Muda

Dr. Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead Asia Pacific Herbalife, menjelaskan bahwa tuntutan pekerjaan modern membuat banyak profesional sulit menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kebutuhan tubuh.

Kolaborasi lintas negara, perjalanan dinas, waktu istirahat yang terbatas, hingga tuntutan untuk selalu terhubung secara digital dapat membuat seseorang mengabaikan kebutuhan fisiknya.

“Sebagai seorang profesional dengan jadwal yang padat, saya meyakini ada lima kebiasaan yang dapat membantu mengembalikan fokus, ketahanan tubuh, dan energi yang mungkin selama ini tanpa disadari telah berkurang,” ujar Dr. Vipada, dalam keterangannya, dikutip Senin (26/10/2026).

Berikut lima kebiasaan yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan.

1. Jangan Memulai Hari Tanpa Asupan Bergizi

Setelah tidur sepanjang malam, tubuh membutuhkan asupan makanan untuk menunjang aktivitas. Sarapan bergizi seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani rutinitas pagi.

Salah satu nutrisi yang perlu diperhatikan adalah protein. Telur, yoghurt, ikan, ayam tanpa lemak, dan sumber protein lainnya dapat menjadi pilihan untuk menu sarapan. Protein membantu mempertahankan massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Menu sarapan juga sebaiknya dilengkapi dengan sumber karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral, seperti buah-buahan, sayuran, serta biji-bijian utuh. Kombinasi makanan yang beragam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Kopi boleh menjadi bagian dari rutinitas pagi, tetapi sebaiknya tidak menggantikan makanan. Memenuhi kebutuhan gizi tetap penting, terutama bagi orang yang harus menjalani aktivitas panjang sejak pagi.

2. Terlalu Sibuk Bukan Alasan untuk Melewatkan Makan

Melewatkan makan demi menyelesaikan pekerjaan mungkin terasa seperti cara menghemat waktu. Namun, kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang mengalami rasa lapar berlebihan dan kesulitan mempertahankan energi, terutama jika kebutuhan asupan hariannya tidak terpenuhi.

Baca Juga :
Orang yang Lahir Sebelum 1990-an Punya 3 Kebiasaan Hemat yang Patut Ditiru Generasi Muda
Persiapan Tenaga Kerja Indonesia Sesuai Kompetensi Dinilai Penting, Menteri P2MI Ungkap Alasannya
Meeting Online, Balas Email, hingga Edit Dokumen, Ini Spesifikasi HP Ideal untuk Kerja Hybrid

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kejinya Suami Siri di Madiun Lenyapkan Istri dan Anak
• 7 jam lalu
0
thumb
Kendalikan Inflasi, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Cek Langsung Harga Komoditas
• 8 jam lalu
0
thumb
OJK Perpanjang Periode Buyback Saham Tanpa RUPS hingga Juni 2027
• 15 jam lalu
0
thumb
Apa itu Kiamat Kubra dan Sugra dalam Islam? Ini Tanda-Tandanya
• 20 jam lalu
0
thumb
Pertamina Patra Niaga Perluas Akses Pasar 32 UMKM melalui Pertamina SMEXPO Cirebon 2026
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.