Cek Jadwal Tes Kemampuan Akademik SMA/SMK 2026

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar  — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis jadwal resmi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SMA sederajat yang bakal bergulir mulai pekan depan. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh rangkaian asesmen nasional berjalan tertib dan terstruktur di setiap daerah.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharuddin, menegaskan bahwa faktor keamanan serta kesehatan para peserta didik dan panitia di lapangan menjadi fokus utama pemerintah selama ujian berlangsung.

"Kami menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan murid, juga seluruh tim pelaksanaan, merupakan prioritas utama kami. Sekolah yang kondisinya belum aman tidak dipaksakan mengikuti jadwal utama," kata Toni, dikutip dari Antara, Senin (26/10).

Untuk jalur pendidikan formal, Kemendikdasmen membagi pelaksanaan TKA ke dalam dua gelombang utama. Gelombang pertama bakal digelar pada 26–29 Oktober, disusul gelombang kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 2–5 November.

Sementara itu, ujian bagi jalur nonformal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), hingga pesantren masuk ke dalam kategori gelombang khusus. Sesi mata pelajaran wajib untuk kelompok ini diagendakan pada 31 Oktober–1 November, sedangkan mata pelajaran pilihan menyulut pada 7–8 November.

Toni menyebut penentuan waktu ujian di tiap daerah sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, aksesibilitas, serta kondisi lingkungan sekolah setempat. Bagi murid yang terkendala masalah teknis, sakit, maupun terdampak bencana alam, pemerintah telah menyediakan opsi ujian susulan yang dimulai pada 16 November 2026.

Secara rincian, ujian susulan gelombang pertama dijadwalkan pada 16–19 November, diikuti susulan gelombang kedua pada 23–26 November. Adapun ujian susulan gelombang khusus mata pelajaran wajib berlangsung pada 21–22 November, lalu ditutup dengan mata pelajaran pilihan pada 28–29 November. Bagi sekolah atau siswa yang terdampak bencana, proses pendaftaran ujian susulan bisa diajukan lewat koordinasi dengan Dinas Pendidikan atau Kanwil Kementerian Agama setempat.

Toni menegaskan penyesuaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan asesmen berlangsung secara adil dengan memperhatikan kondisi peserta didik di setiap wilayah.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Survei Voxpol Center: 95,1 Persen Rakyat Dukung Program Sekolah Gratis SD-Kuliah, Pemerintah Tinggal Masifkan Sosialisasi
• 22 jam lalu
0
thumb
Seskab Teddy Mendadak Kunjungi Sekolah Rakyat di Cikarang Malam-malam
• 8 jam lalu
0
thumb
HKG PKK ke-54, Melinda Tekankan Pemberdayaan Keluarga
• 7 jam lalu
0
thumb
FH UB Kenalkan Aplikasi Bantuan Hukum BeLA bagi WNI di Thailand
• 5 jam lalu
0
thumb
Rayakan Satu Tahun Perjalanan, Sensory Land Kids Perkuat Pendekatan Terapi Anak Berbasis Alam
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.