BEI Rombak Komite HSC, Gandeng Eks Wamenkeu Hingga Chapman Taylor

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) merombak struktur dan komposisi keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) untuk meningkatkan tata kelola yang baik atau good governance. Termasuk di dalamnya metodologi penentuan masuk dan keluarnya saham dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyebut sebelumnya anggota Komite HSC hanya terdiri dari Self-Regulatory Organization (SRO). Kini, komposisi tersebut diperluas dengan menggandeng pihak independen yang berasal dari pelaku industri, akademisi, sampai perwakilan investor.

"Anggota Komite HSC yang selama ini hanya terdiri dari SRO akan diperluas, tidak hanya SRO, tetapi akan melibatkan pihak independen dari pelaku maupun akademisi dan perwakilan investor," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).


Baca: Saham HSC Bakal Dikeluarkan, IHSG Bakal Terdilusi? Ini Penjelasan BEI

Lantas, BEI dapat menambah anggota atau mengajak pihak independen dalam setiap rapat komite. Menurut Jeffrey, saat ini jumlah anggota Komite HSC bertambah menjadi sembilan orang, terdiri dari 4 dari direksi SRO dan 5 lainnya dari pihak eksternal yang independen.

Jeffrey menerangkan pihak eksternal tersebut meliputi dua direksi bursa, satu direksi KPEI, satu direksi KSEI, serta perwakilan dari pelaku industri.

Perinciannya, terdapat perwakilan dari pelaku industri. Antara lain perwakilan perusahaan efek, yakni Direktur Utama Mandiri Sekuritas Alex Widi Kristiono dan Direktur Utama UBS Sekuritas Joshua Tanja.

Selain itu, BEI juga menggandeng Ketua Umum Dewan Pengurus Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) sekaligus eks Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, perwakilan akademisi yaitu Guru Besar FEB UGM Eduardus Tandelilin, serta perwakilan investor asing dan pengelola dana portofolio berpengalaman lebih dari 30 tahun dari Capital Group, yakni Chapman Taylor.

"Kami harapkan dengan demikian transparansi, tata kelola, dan kredibilitas dari output dari komite ini akan dapat lebih baik ke depannya," ucap Jeffrey.


(ayh/ayh)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ibu dan Anak Tewas di Hotel Madiun, Pembunuh Diduga Suami Siri
• 19 jam lalu
0
thumb
Membangkitkan Geliat Pariwisata, Tarik Tombur Toba akan Digelar Lebih Besar
• 14 jam lalu
0
thumb
Pengguna LRT Jabodebek Tembus 24,7 Juta hingga September 2026, Tumbuh 19 Persen
• 8 jam lalu
0
thumb
Hasil Pertemuan BEI dengan FTSE: Indonesia Tetap di Emerging Market
• 5 jam lalu
0
thumb
PIKI Awards 2026, Apresiasi Tokoh Inspiratif yang Berkontribusi bagi Bangsa
• 21 menit lalu
0
Berhasil disimpan.