Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 26 Oktober 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 5.442,300.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.16 WIB, IHSG justru berbalik melemah sebanyak 5,125 poin setara 0,09 persen ke level 5.434,133. IHSG berada di level tertinggi 5.449 dan terendah di 5.405.
Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, indeks utama Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat, 23 Oktober. Para investor kini menantikan rangkaian laporan laba perusahaan serta pertemuan kebijakan suku bunga The Fed.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,23 persen, S&P 500 turun 0,52 persen, Nasdaq Composite melemah 0,21 persen. Saham sektor telekomunikasi mengalami penurunan, membebani sektor layanan komunikasi.
Di sisi lain, bursa Asia bervariasi pada perdagangan Jumat pekan lalu, di tengah aksi jual saham teknologi yang dipicu kekhawatiran terhadap besarnya kebutuhan pendanaan pengembangan AI. Kekhawatiran tersebut mendorong investor beralih ke obligasi pemerintah dan aset yang dinilai lebih aman, sekaligus menekan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,34 persen, Topix turun 0,79 persen, dan Taiex Taiwan terkoreksi 1,8 persen. Sedangkan, indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,69 persen, CSI 300 China melesat 1,7 persen. Kospi Korea Selatan naik 0,3 persen, dan ASX 200 Australia naik tipis 0,02 persen.
Sementara itu, IHSG pada akhir pekan kemarin, 23 Oktober 2026, ditutup naik 0,95 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,62 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BBNI, GOTO dan BRIS.
"Jika IHSG akan tes support di 5.350, dan jika bertahan di atas 5.350, IHSG potensi untuk melanjutkan kenaikan hingga 5.500 short term. Diperkirakan support IHSG: 5.350-5.400 dan resist IHSG: 5.500-5.550," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam risetnya.
Baca Juga :
BEI Pastikan FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: INET, AMMN, CUAN, EMAS, DEWA, dan TOBA. Berikut ini trading plan-nya: 1. INET
Spec Buy dengan area beli di Rp184-Rp189, cutloss di bawah Rp184. Target dekat di Rp194-Rp199.
2. AMMN
Spec Buy dengan area beli di Rp4.000-Rp4.030, cutloss di bawah Rp3.900. Target dekat di Rp4.100-Rp4.200.
3. CUAN
Spec Buy dengan area beli di Rp500-Rp510, cutloss di bawah Rp496. Target dekat di Rp520-Rp550.
4. EMAS
Spec Buy dengan area beli di Rp6.575-Rp6.675, cutloss di bawah Rp6.575. Target dekat di Rp6.825-Rp7.025.
5. DEWA
Spec Buy dengan area beli di Rp266-Rp268, cutloss di bawah Rp258. Target dekat di Rp272-Rp278.
6. TOBA
Spec Buy dengan area beli di Rp510-Rp520, cutloss di bawah Rp500. Target dekat di Rp540-Rp560.





Komentar (0)