Andien mengungkapkan alasan memilih Rony Parulian sebagai salah satu muse dalam video musik terbarunya, "Naksir". Menurut Andien, Rony memiliki pesona tersendiri dan menjadi sosok yang ikonik di generasinya.
Sebelumnya, Andien sempat menyoroti ramainya penggemar Rony Parulian di kolom komentar video musik "Naksir". Melalui unggahan di Threads, penyanyi tersebut mengaku gemas melihat banyaknya komentar dari penggemar Rony.
"Ya Allah komen YouTube MV baruku 90% dipenuhi cegilnya Rony Parulian, pengin kukasih jempol banyak-banyak ahahaha girl power banget yaa," tulis Andien.
Namun, keterlibatan Rony dalam video musik tersebut bukan semata-mata karena popularitasnya. Andien memiliki pertimbangan tersendiri ketika memilih figur publik yang tampil dalam MV "Naksir".
Alasan Andien Memilih Rony ParulianDalam wawancara bersama kumparan, Andien menjelaskan bahwa pemilihan para muse dilakukan dengan mempertimbangkan pesona dan karakter ikonik mereka. Ia ingin menghadirkan figur publik yang mewakili beberapa generasi.
"Pemilihan public figure ini mungkin kita pilihnya berdasarkan charm dan keikonikannya, mewakili beberapa generasi," ujar Andien saat ditemui usai Tomohon Jazz Festival.
Ia kemudian menyinggung sosok Rony yang dinilainya memiliki daya tarik kuat di generasinya.
"Karena kita tahu juga bahwa Rony itu sangat charming dan sangat apa ya, dia tuh ikonik banget di zaman sekarang," katanya.
Selain pesona tersebut, Andien melihat keterlibatan Rony sebagai kesempatan untuk menampilkan sisi lain sang penyanyi. Menurutnya, Rony jarang tampil dalam peran di luar identitasnya sebagai penyanyi.
"Kayaknya Rony juga jarang banget tampil sebagai bukan penyanyi, jadi kayaknya ini sesuatu yang tepat banget ketika melibatkan dia," lanjut Andien.
Konsep "Naksir" Tak Hanya soal RomansaAndien juga menjelaskan bahwa konsep video musik "Naksir" sejak awal dirancang untuk mengangkat makna ketertarikan yang lebih luas. Ia tidak ingin membatasi cerita hanya pada perempuan yang menyukai laki-laki atau sebaliknya.
Menurut Andien, rasa naksir bisa muncul sebagai ketertarikan pada pandangan pertama dan tidak selalu berkaitan dengan seseorang yang akan menjadi pasangan.
"Naksir itu kan kayak suka pada pandangan pertama gitu kan. Jadi, enggak harus ke pasangan atau seseorang yang akan dijadikan pasangan," jelasnya.
Gagasan tersebut kemudian dikembangkan melalui konsep open casting yang melibatkan sejumlah figur publik. Para muse dipilih berdasarkan pesona dan karakter ikonik masing-masing, sekaligus merepresentasikan beberapa generasi.
Proses Pengambilan Video Musik yang Tak MudahAndien mengungkapkan bahwa proses menghadirkan belasan figur publik dalam satu video musik juga menjadi tantangan tersendiri. Lagu "Naksir" telah dirilis pada Juni 2026, sementara video musiknya baru hadir pada Oktober 2026.
Salah satu penyebabnya adalah kesulitan menyelaraskan jadwal para muse yang terlibat.
"Salah satunya, salah satu alasan mengapa video klip ini lama sekali dimunculkannya dari lagunya ketika keluar, kan lagunya sendiri tuh bulan Juni udah keluar, tapi video klipnya tuh baru bulan Oktober," tutur Andien.
"Susah sekali mengumpulkan jadwal dari sekian belas public figure ini. Jadi memang nyocokin waktunya susah, kemudian ya akhirnya baru beberapa bulan kemudian video klipnya ada," lanjutnya.
Selain Rony Parulian, suami Andien, Ippe, juga tampil dalam video musik tersebut. Menariknya, keterlibatan Ippe bermula dari situasi tak terduga ketika salah satu figur publik yang dijadwalkan hadir berhalangan karena sakit.
Andien mengatakan bahwa Ippe sebenarnya bukan tipe orang yang senang berada di depan banyak orang. Ia pun tidak pernah secara eksplisit menawarkan sang suami untuk ikut tampil.
Namun, karena set sudah dibangun dan ada muse yang berhalangan hadir, seorang teman menyarankan agar Ippe mengisi posisi tersebut. Setelah akhirnya bersedia, kehadiran Ippe justru menjadi salah satu hal unik dalam video musik "Naksir".






Komentar (0)