Pantau - Pemegang hak cipta lagu-lagu penyanyi legendaris Amerika Serikat, Elvis Presley, mengajukan gugatan hukum terhadap perusahaan pengembang kecerdasan buatan Anthropic atas dugaan penggunaan komposisi musik tanpa izin untuk melatih sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Gugatan tersebut didaftarkan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Wilayah California Utara, sebagaimana dilaporkan dari Washington, Senin (26/10/2026).
Pihak penggugat menuding Anthropic memanfaatkan sejumlah lagu Elvis Presley dalam pengembangan model AI yang digunakan pada layanan percakapan digital Claude.
Langkah hukum tersebut ditempuh untuk melindungi hak eksklusif pemegang hak cipta atas karya musik yang diduga digunakan tanpa persetujuan.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, Anthropic belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuduhan dan gugatan yang diajukan.
Anthropic Dituduh Menggunakan Lagu Elvis Presley Tanpa IzinBerdasarkan dokumen gugatan yang diajukan ke pengadilan, pemegang hak cipta Elvis Presley menuding Anthropic menggunakan komposisi musik yang dilindungi hukum dalam proses pelatihan sistem AI.
Penggugat menyatakan tindakan tersebut diduga melanggar hak eksklusif mereka atas penggunaan karya musik.
Mereka juga menuduh Anthropic membangun model bisnisnya melalui praktik pelanggaran hak cipta dalam skala besar.
Dalam gugatan tersebut, layanan AI Claude yang dikembangkan Anthropic menjadi salah satu produk yang disoroti.
Penggugat menduga sejumlah lagu Elvis Presley digunakan sebagai bagian dari materi pelatihan model kecerdasan buatan yang mendukung layanan tersebut.
Tuduhan tersebut menjadi dasar bagi pemegang hak cipta untuk menempuh jalur hukum melalui pengadilan federal Amerika Serikat.
Empat Lagu Elvis Presley Disebut dalam GugatanSejumlah lagu terkenal Elvis Presley disebut dalam dokumen gugatan sebagai karya yang diduga digunakan tanpa izin oleh Anthropic.
Lagu-lagu tersebut meliputi "Can't Help Falling in Love", "A Little Less Conversation", "Don't Be Cruel", dan "Return to Sender".
Keempat lagu tersebut merupakan bagian dari karya musik Elvis Presley yang hak penggunaannya menjadi pokok persoalan dalam gugatan.
Pihak penggugat menduga komposisi lagu-lagu tersebut digunakan untuk melatih model AI milik Anthropic.
Namun, tuduhan tersebut masih menjadi bagian dari proses hukum dan belum merupakan putusan pengadilan yang menetapkan adanya pelanggaran.
Gugatan Didaftarkan di Pengadilan California UtaraGugatan terhadap Anthropic telah resmi diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Wilayah California Utara.
Melalui gugatan tersebut, pemegang hak cipta berupaya mempertahankan hak eksklusif atas penggunaan komposisi musik Elvis Presley.
Perkara ini menyoroti persoalan penggunaan karya berhak cipta sebagai materi pelatihan sistem kecerdasan buatan.
Dokumen gugatan menyebutkan dugaan penggunaan karya musik tanpa izin sebagai dasar tuntutan terhadap perusahaan pengembang AI tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak Anthropic mengenai tuduhan penggunaan lagu-lagu Elvis Presley untuk melatih Claude.
Perkembangan perkara selanjutnya akan bergantung pada proses pemeriksaan gugatan di pengadilan Amerika Serikat.





Komentar (0)