Wali Kota Bandung Respons Aksi Bentrokan Tewaskan 2 Orang di Pasar Caringin

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengecam aksi bentrokan yang menewaskan dua orang di Pasar Induk Caringin, Sabtu (24/10/2026) kemarin. Ia berharap kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut dan menangkap pelaku.

"Kejadian yang sangat memprihatinkan. Bentrokan ini tidak seharusnya terjadi tapi saat ini kami betul-betul menyerahkan kembali semua penanganan ini kepada kepolisian," ucap dia belum lama ini.

Baca Juga
  • Tukang Parkir di Pasar Induk Caringin Bandung Tewas Dikeroyok 30 Orang Bersenjata Tajam
  • IDI Jabar Kecam Aksi Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung Hingga Tertular Gonore di Bandung
  • 11 Perguruan Tinggi Bahas Infrastruktur Tahan Bencana di Bandung

Ia mengaku percaya polsek maupun Polrestabes Kota Bandung akan menangani kasus tersebut dan segera menangkap para pelaku. Farhan mengatakan Pasar Induk Caringin dikelola oleh pihak swasta akan tetapi Pemkot Bandung bertanggung jawab terhadap keamanan wilayah di sana.

Namun, ia mengatakan untuk kejadian yang terjadi di dalam wilayah pasar, pihaknya akan meminta keterangan dari pihak pengelola, khususnya pengelola keamanan di dalam pasar tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Polsek dan Polrestabes sudah turun tangan nih, jadi kami juga akan berkoordinasi dengan

Polrestabes," kata dia.

Farhan mengatakan akan terus berkoordinasi dengan kepolisian sebab Pasar Induk Caringin berdampak besar terhadap warga di seputaran Kelurahan Babakan Ciparay. Apalagi daerah pendistribusi bahan pokok.

"Insya allah untuk masalah satu ini pun kami akan memberikan atensi lebih," kata dia.

Seperti diketahui, seorang petugas parkir dan rekannya tewas usai menjadi korban penganiayaan dalam bentrok yang terjadi Sabtu (24/10/2026) kemarin. Petugas parkir tewas di lokasi kejadian sedangkan satu rekannya sempat kritis hingga tewas.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
113 Rumah di Cibinong Terendam Banjir Akibat Tanggul Kali Sugu Tamu Jebol
• 13 jam lalu
0
thumb
Dana Bantuan SMK di Yogya Dikorupsi Rp125 Juta, Modus Pakai Kegiatan Fiktif
• 15 jam lalu
0
thumb
Video: Risiko "Food Loss" -El Nino Ancam Swasembada Pangan, Solusinya?
• 10 jam lalu
0
thumb
Presiden Prabowo Panggil Menko Polkam Dudung dan Sejumlah Menteri ke Istana untuk Bahas Penanganan Karhutla
• 16 jam lalu
0
thumb
Rupiah Terancam Tembus Rp18.200 per Dolar AS Pekan Ini, Ini Faktor Pemicunya
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.