jpnn.com - JAKARTA - Berikut update prakiraan cuaca hari ini Senin 26 Oktober 2026. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini di berbagai wilayah Indonesia bervariasi, mulai hujan ringan hingga potensi hujan disertai petir.
Prakirawan BMKG Puji S memprakirakan potensi hujan petir di Tanjungpinang, serta hujan dengan intensitas sedang di sebagian wilayah Medan.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini 23 Oktober, Hujan Ringan Mengguyur Sebagian Besar Wilayah RI
Sementara itu, wilayah Banda Aceh, Padang, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, dan Pangkalpinang berpotensi turun hujan ringan.
Pekanbaru dan Bengkulu diprakirakan mengalami udara kabur.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini 22 Oktober, Hujan di Mayoritas Kota
Beralih ke Pulau Jawa, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah tersebut akan diguyur curah hujan dengan intensitas ringan.
Namun, untuk kawasan Bandung diimbau mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang.
BACA JUGA: BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di 5 Wilayah Riau, Asap Mengancam
Di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, Denpasar dan Kupang diprakirakan berawan tebal hingga berawan, sedangkan Mataram berpotensi diselimuti udara kabur.
Bergeser ke wilayah Pulau Kalimantan, BMKG secara khusus memberikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah kota besar.
"Waspadai potensi hujan petir di sebagian wilayah Pontianak dan juga Banjarmasin," kata Puji melalui siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Senin (26/10).
Masih di pulau yang sama, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di wilayah Palangka Raya, Samarinda, serta Tanjung Selor.
Memasuki Pulau Sulawesi, curah hujan berintensitas ringan masih berpotensi membasahi sebagian wilayah Mamuju, Makassar, dan Gorontalo.
"Manado, Palu, dan juga Kendari diprakirakan udara kabur," ujar Puji.
Untuk kawasan timur Indonesia, BMKG mendeteksi potensi udara kabur di Ambon dan Sorong, berawan tebal di Ternate dan Manokwari, serta curah hujan sedang hingga ringan di Nabire, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi





Komentar (0)