Pekerja Informal Banyak Belum Tercover BPJS Ketenagakerjaan, Nuroji Soroti Nasib Ojol hingga Pedagang Kecil

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, DISWAY.ID – Pekerja informal masih menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian dalam perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Mulai dari pengemudi ojek online (ojol), kurir, petani, nelayan, hingga pedagang kecil, mereka menghadapi risiko pekerjaan yang tidak selalu diimbangi pemahaman mengenai pentingnya perlindungan sosial.

Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Gerindra, Nuroji, saat menjalani agenda reses di daerah pemilihan (dapil) Depok dan Bekasi.

Nuroji mengatakan, sosialisasi mengenai pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan perlu diperluas, terutama kepada pekerja mandiri yang tidak bekerja di bawah perusahaan atau pemberi kerja.

Menurut dia, pekerja bukan hanya mereka yang bekerja di kantor dan memiliki atasan.

BACA JUGA:Layanan JKN Sempat Terganggu, BPJS Kesehatan Klaim Sistem Sudah Pulih

Banyak masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaan mandiri, tetapi belum memahami manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"BPJS Ketenagakerjaan itu yang kita sampaikan pentingnya semua pekerja. Pekerja itu bukan cuma yang punya kantor dan punya bos, tetapi pekerja mandiri," kata Nuroji kepada Disway saat ditemui dalam agenda resesnya.

Dia menyebut sejumlah kelompok yang perlu mendapat perhatian, antara lain pengemudi ojek online, pekerja platform digital, kurir, petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pedagang kecil.

Bahkan, menurut Nuroji, pekerja dengan usaha sederhana seperti pemilik warung dan penjual gorengan juga perlu mengetahui manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Petani, nelayan, pedagang, UMKM, tukang warung, bahkan tukang gorengan juga masuk pekerja," ujarnya.

BACA JUGA:Pakai BPJS, Masyarakat Bisa Berobat ke Seluruh Indonesia

Pekerja Informal Perlu Pahami Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

Nuroji menilai, masih rendahnya pemahaman masyarakat menjadi salah satu tantangan dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Padahal, program tersebut memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat dialami pekerja ketika menjalankan aktivitas untuk mencari nafkah.

"Manfaatnya banyak, dari mulai kecelakaan kerja sampai kematian," kata dia.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasil Barca Vs Madrid: Mbappe Pimpin Madrid Jungkalkan Barca di Camp Nou
• 1 jam lalu
0
thumb
Menko Zulkifli Respons Komplain Negara Jiran soal Karhutla: Indonesia Bisa Marah!
• 8 jam lalu
0
thumb
Media Israel Ungkap Pembangkangan Militer, Kepala Staf IDF Tolak Instruksi Netanyahu Serang Iran
• 2 jam lalu
0
thumb
Film Secrets Jadi Ajang Comeback Ravi Bharwani dan Duet Maut Sha Ine-Abimana
• 19 jam lalu
0
thumb
BMKG: Makassar dan 15 Daerah di Sulsel Potensi Hujan Hari Ini
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.