CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga sore hari, Minggu (25/10/2026).
Meskipun cuaca pada pagi hari didominasi cerah berawan, perubahan tutupan awan mulai terjadi memasuki tengah hari.
Potensi hujan dengan intensitas ringan ini diprediksi meluas di 16 kabupaten/kota, mulai dari kawasan utara hingga wilayah selatan Sulsel.
Prakirawan BBMKG Wilayah IV Makassar, Dwi Lestari Sanur, menjelaskan bahwa kondisi berawan yang memicu hujan lokal pada siang hari perlu diantisipasi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.
"Siang hingga sore hari cuaca umumnya berawan. Terdapat potensi hujan ringan di sebagian wilayah Luwu Utara, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Pinrang, Parepare, Sidrap, Soppeng, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, hingga Bantaeng," ujar Dwi Lestari Sanur kepada Celebesmedia, Minggu (25/10/2026) pagi.
Selain potensi hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait suhu udara masif yang berkisar antara 19 hingga 36 derajat Celsius, serta kualitas udara yang terdeteksi berada pada kategori tidak sehat akibat konsentrasi PM2.5 menembus angka 55,5 – 103,9 µg/m³. Peringatan angin kencang turut menyasar daerah Bone, Wajo, Sidrap, hingga Luwu Timur.
Puncak Musim Hujan
Terkait peralihan cuaca secara umum, BMKG memproyeksikan awal musim hujan secara bertahap baru akan mengguyur sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan pada periode November hingga Desember 2026.
Dwi menuturkan, tidak semua daerah di Sulsel memasuki musim hujan secara bersamaan. Kawasan utara dan dataran tinggi menjadi zona pertama yang memasuki fase puncak hujan.
"Awal musim hujan di Sulsel secara umum terjadi pada November hingga Desember 2026. Wilayah yang mulai memasuki fase puncak hujan lebih awal yakni Luwu Utara, Toraja Utara, Tana Toraja, Palopo, Enrekang, sebagian besar Pinrang, Luwu, Luwu Timur, dan sebagian kecil Sidrap," jelas Dwi.
Sementara itu, wilayah Kota Makassar diperkirakan baru resmi memasuki musim hujan pada Desember 2026. Adapun daerah yang memasuki musim hujan paling akhir di Sulawesi Selatan adalah Kabupaten Sinjai, Sidrap, dan Wajo, yakni pada Maret 2027 mendatang.
Pada malam hingga dini hari nanti, cuaca di sebagian besar wilayah Sulsel diprediksi kembali berawan, dengan potensi hujan ringan tersisa di wilayah Pinrang.





Komentar (0)