Perang Melawan Narkoba: Aparat Sita 1 Ton Ketamin di Sumut hingga Pabrik Sabu di Aceh

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Operasi pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia pekan ini mencatatkan serangkaian keberhasilan masif. Melalui sinergi Polri, BNN, Bea Cukai, dan TNI, aparat penegak hukum berhasil membongkar jaringan narkoba lintas negara hingga skala eceran, menyelamatkan jutaan jiwa dari ancaman barang haram tersebut.

Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin via Kapal Tanker

Pencapaian terbesar ditandai dengan turun langsungnya Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau penyitaan 1,16 ton ketamin di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara, pada Senin 19 Oktober 2026. Tim gabungan menyergap kapal tanker MT Global 168 berbendera Mongolia yang bertolak dari Malaysia.

Para sindikat menggunakan modus operandi tingkat tinggi, mulai dari pemindahan muatan antar-kapal di perairan Laut Andaman, mengganti nama kapal, hingga sengaja mematikan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) untuk mengelabui radar petugas. Sebanyak delapan awak kapal, yang terdiri dari tujuh WNI dan satu WNA, berhasil diringkus. Pengungkapan ini diklaim mampu menyelamatkan 5,8 juta jiwa anak bangsa.

Pabrik Sabu Aceh dan Penggerebekan Poskamling Medan

Di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, operasi terpadu aparat sukses menggerebek sebuah lokasi di Kabupaten Pidie yang disinyalir menjadi pabrik produksi narkoba. Dalam penyergapan tersebut, polisi menyita barang bukti dengan nilai fantastis berupa 1,1 ton metamfetamin (sabu).
 

Baca Juga :

10 Orang Ditangkap dalam Penggerebekan Sarang Narkoba di Jayapura


Sementara itu, pemberantasan di tingkat akar rumput juga digencarkan. Di kawasan padat penduduk Jalan Multatuli, Medan, polisi menggerebek sebuah poskamling yang beralih fungsi menjadi sarang transaksi narkoba. Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi, di mana sejumlah pelaku nekat melompat ke sungai demi menghindari kejaran petugas. Polisi mengamankan seorang tersangka pengguna beserta alat hisap, satu paket sabu, dan tujuh paket ganja kering siap edar.

TNI Gagalkan Vape Narkoba, Oknum Babinsa Jadi Kurir

Institusi TNI turut ambil bagian krusial dalam memutus rantai distribusi antarpulau. Di Pelabuhan Bakauheni, Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung memusnahkan ribuan cartridge vape (rokok elektrik) mengandung narkotika senilai Rp34,9 miliar yang diselundupkan di dalam kardus keripik singkong.

Namun ironisnya, operasi penegakan hukum di Pekanbaru, Riau yang berhasil menggagalkan penyelundupan 46,9 kilogram sabu justru menyeret oknum aparat. Dari dua kurir yang ditangkap, salah satunya merupakan oknum anggota TNI aktif yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolri Puji Polda Sumut Usai Sita 1,16 Ton Ketamin
• 19 jam lalu
0
thumb
PKS Galang Fraksi DPR soal Ijazah Gibran, Petinggi PSI Minta Pikir Ulang
• 18 jam lalu
0
thumb
PREVIEW Persija Vs Persik: Shin Tae-yong Waspadai Pressing Macan Putih
• 5 jam lalu
0
thumb
Koalisi Saudi Cegat 10 Rudal Houthi, Ledakan Terdengar di Riyadh
• 11 jam lalu
0
thumb
Tak Mau Klaim Cuaca JRF Cerah karena OMC, Pramono: Keberhasilan Gusti Allah
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.