Vino G. Bastian Perankan Ayah dari Anak Pengidap Kanker di Film Garapan Lee Hwan-kyung

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Lee Hwan-kyung, sutradara Korea Selatan yang dikenal lewat film “Miracle in Cell No. 7”, menggarap film drama keluarga berjudul “Gasigogi”. Film ini dibintangi Vino G. Bastian, Pevita Pearce, Faradina Mufti, dan Indra Jegel, serta kini memasuki tahap produksi.

Film ini mengisahkan Jiwa, seorang ayah yang berjuang melakukan segala cara demi menyelamatkan putranya, Juna, yang mengidap kanker darah.

Vino G. Bastian memerankan Jiwa, sementara Pevita Pearce menjadi pemeran utama pendamping dan Faradina Mufti memerankan Chitra.

Sejumlah aktor lain turut terlibat, di antaranya Altaaf Akavi, Indro Warkop, Dea Panendra, Sadana Agung, Irma Novita Rihi, Luisa Adreena, Pritt Timothy, Verdi Solaiman, dan Kiki Narendra.

Vino sebelumnya membintangi film “Miracle in Cell No. 7” versi Indonesia. Pevita dikenal melalui film “5 cm”, sedangkan Faradina Mufti membintangi “Impetigore”.

Dilansir dari Variety, Minggu (25/10/2026), judul Gasigogi terinspirasi dari ikan stickleback. Pada spesies ini, ikan jantan menjaga telur dan melindunginya dari predator hingga tubuhnya tidak lagi mampu bertahan.

Tubuhnya kemudian menjadi sumber makanan pertama bagi anak-anak ikan yang menetas.

Lee menggunakan perilaku tersebut sebagai metafora tentang peran ayah dan pengorbanan orang tua demi anak-anak mereka.

Film ini menjadi proyek penyutradaraan Lee setelah keberhasilan adaptasi Indonesia dari “Miracle in Cell No. 7”. Ia menyebut film barunya itu yang paling menguras emosinya.

Jika “Miracle in Cell No. 7” dibuat sebagai hadiah untuk putrinya, film terbarunya ini ia dedikasikan untuk sang putra.

Lee ingin mengangkat cerita yang berakar pada kedekatan masyarakat Indonesia dengan keluarga, keyakinan, dan kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, film ini bukan sekadar memindahkan emosi Korea ke Indonesia, melainkan sebuah karya yang tumbuh dari konteks Indonesia.

“Seperti seorang ayah yang memberikan segalanya untuk anaknya, saya ingin mencurahkan seluruh kemampuan saya untuk menciptakan hadiah berharga bagi keluarga ini. Nama hadiah itu adalah Gasigogi,” kata Lee.

Ia berharap film tersebut menghadirkan cerita yang jujur dan menyentuh, sehingga setelah menyaksikan bagian akhir film, penonton terdorong untuk menelepon ayah mereka. (saf/ham)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Cara Mudah Membedakan Uang Asli dan Palsu, Jangan Lupa Pakai 3D!
• 9 jam lalu
0
thumb
Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp2,46 Miliar kepada Ahli Waris Dua Pelaut
• 20 jam lalu
0
thumb
Stupid Never Dies, Game Pop-Punk Gaya Klasik Nyentrik
• 8 jam lalu
0
thumb
Diributkan Setelah Dua Tahun jadi Wapres, PSI Setuju Klaim Jokowi Bahwa Polemik Ijazah Gibran Hanya Permainan Politik
• 17 jam lalu
0
thumb
18 Feeder Baru WiraWiri Suroboyo Beroperasi Senin Besok dengan Kapasitas Lebih Besar
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.