Survei Voxpol: CKG dan Sekolah Rakyat Dinilai Paling Bermanfaat Bagi Masyarakat

jpnn.com
7 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Hasil survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan dukungan kuat publik terhadap keberlanjutan program cek kesehatan gratis (CKG) dan Sekolah Rakyat.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan 92,9 persen responden menilai cek kesehatan gratis terbukti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

BACA JUGA: Prabowo Soroti Aturan 2 Hektare, Pakar Tekankan Kesiapan Revisi

Sebanyak 77,8 persen responden menilai program unggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka itu tepat sasaran.

"Sebanyak 49,3 persen responden mendukung program dilanjutkan, dan sebanyak 46,8 persen menginginkan program dilanjutkan dengan perbaikan," kata Pangi saat memaparkan hasil survei dikutip dari kanal YouTube Voxpol Center, Minggu (25/10).

BACA JUGA: Dua Tahun Prabowo-Gibran, 98 Resolution Network Soroti Ekonomi Kerakyatan Hingga Reformasi SDA

Program unggulan Prabowo-Gibran lainnya yang mendapatkan dukungan publik yang kuat adalah Sekolah Rakyat.

Pangi menyebut sebanyak 84,9 persen responden setuju dengan Sekolah Rakyat, dan 83,4 persen menilai program unggulan Prabowo-Gibran ini baik hingga sangat baik.

BACA JUGA: Survei Voxpol: Mayoritas Responden Yakin Prabowo-Gibran Mampu Jalankan Pemerintahan

"64,8 persen menilai Sekolah Rakyat baik, dan 18,6 persen menilai sangat baik," sebutnya.

Dia menambahkan hanya 9,8 persen responden yang menilai Sekolah Rakyat buruk, dan 1,5 persen menilai sangat buruk.

"Meski demikian, sosialisasi perlu diperluas, karena 30,7 persen responden belum mengenai program ini (Sekolah Rakyat)," imbuh Pangi.

Pangi menyampaikan hasil survei juga menunjukkan Program Sekolah Rakyat dinilai bermanfaat oleh 84,1 persen dan dinilai tepat sasaran oleh 69,2 persen responden.

Mayoritas menginginkan program dilanjutkan dengan perbaikan (48,5 persen), sementara 41,2 persen memilih dilanjutkan tanpa perubahan. 

"Evaluasi pelaksanaan dan ketepatan sasaran menjadi kunci keberlanjutan program," tegas Pangi.

Hasil tersebut diperoleh dari survei nasional yang berlangsung pada 3-12 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia.

Survei Voxpol Center menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka berbasis aplikasi Android (i-voxpol), dengan margin of error sekitar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ris/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Survei Dua Tahun Prabowo-Gibran Melorot 13 Persen, Efriza: Jadi Catatan Penting Pemerintah


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Koalisi Saudi Cegat 10 Rudal Houthi, Ledakan Terdengar di Riyadh
• 8 jam lalu
0
thumb
Peduli Warga di Tengah Kepungan Asap Karhutla, Habib Aboe Gelar Cek Kesehatan dan Sarapan Gratis
• 3 jam lalu
0
thumb
OJK Bekali Mahasiswa IBS Pahami Risiko Keuangan Digital
• 19 jam lalu
0
thumb
7 Fakta Ngeri BYD Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol di Blok M
• 17 jam lalu
0
thumb
92 Tahun Berjalan, Pabrik Biskuit Legendaris Resmi Tutup Akhir Oktober
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.