Bangunan TK Negeri Tambora 01 di Jalan Perniagaan, Kelurahan Tambora, Jakarta Barat, mengalami kerusakan parah dan terbengkalai selama lima tahun terakhir. Kondisi fisik yang memprihatinkan ini memaksa aktivitas belajar mengajar dipindahkan sementara ke SMP Negeri 32 Jakarta sejak dua tahun lalu demi keselamatan anak-anak usia dini.
Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan bangunan yang masif. Akses masuk sengaja dikunci untuk menghindari bahaya runtuhan akibat konstruksi atap kayu yang sudah lapuk dan sangat rapuh. Bagian plafon tampak berlubang lebar, lantai keramik terkelupas, serta fasilitas penunjang seperti meja, kursi, hingga mainan anak dibiarkan menumpuk dan diselimuti debu tebal.
Baca Juga :
Pemprov DKI Targetkan Pembangunan SDN Baru 05 Pagi Jaktim Mulai November 2026
Menanggapi kondisi ironis di tengah bergeliatnya pembangunan Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung mengambil langkah cepat. Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menjadikan perbaikan total TK tersebut sebagai prioritas utama pada tahun 2027.
"TK itu sementara ini menempati area di SMP 32. Di tahun ini, TK tersebut sudah masuk dalam rencana revitalisasi dan DED (Detail Engineering Design)-nya sudah masuk. Saya sudah meminta kepada Ibu Kepala Dinas untuk memprioritaskan pengerjaannya di tahun 2027," tegas Pramono, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu 25 Oktober 2026.
Pramono menambahkan, meskipun saat ini para siswa sudah dapat belajar dengan baik di lokasi pengungsian, pengembalian fungsi bangunan TK Negeri Tambora 01 tetap menjadi urgensi guna menunjang kelayakan fasilitas pendidikan dasar.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia menyongsong transformasi Jakarta sebagai kota global. Sebagai bentuk keseriusan di sektor pendidikan, pemerintah daerah juga tengah mengeksekusi revitalisasi 19 bangunan SD dan SMP, serta menjalankan program sekolah swasta gratis pada tahun anggaran 2025.





Komentar (0)