Kupang: Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal Maruli Simanjuntak meninjau progres pembangunan Jembatan Termanu dan Kapsali di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pembangunan jembatan tersebut sebagai upaya pemerintah memulihkan konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat Amfoang.
“Presiden (Prabowo Subianto) memerintahkan untuk saya mengerjakan jembatan ini,” ujar Maruli saat meninjau lokasi pembangunan, dikutip pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Dia menjelaskan pembangunan jembatan didukung melalui pengerahan personel dan peralatan dalam skala besar, termasuk pengiriman kapal beserta perlengkapannya dari Jakarta. Pengerahan dilakukan untuk mendukung percepatan penyelesaian sejumlah jembatan yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami kirim kapal dengan semua perlengkapan-perlengkapannya, dengan personel-personelnya dari Jakarta untuk bisa menyelesaikan di beberapa jembatan ini, dan juga nanti kita tambahkan lagi beberapa,” kata Maruli.
Salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian adalah Jembatan Termanu yang ambruk sejak 2021. Kerusakan tersebut mengganggu mobilitas warga karena jembatan merupakan akses penghubung sejumlah wilayah di Amfoang, termasuk untuk menjangkau sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.
Maruli berharap pembangunan Jembatan Termanu dapat diselesaikan pada akhir tahun ini. Sehingga, manfaat infrastruktur itu segera dirasakan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi hadiah Natal dari Presiden, dari kami semua buat Bapak, Ibu sekalian. Dan yakinkanlah bahwa kita tidak akan pernah berhenti untuk membantu masyarakat,” ucap Maruli.
Kepala BNPPDT Jenderal Maruli Simanjuntak menyapa anak-anak di Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok. Istimewa
Dalam dialog bersama masyarakat, Maruli mengingatkan pentingnya kerja keras dan pendidikan anak sebagai bagian dari upaya membangun masa depan masyarakat Amfoang.
“Yang penting Bapak, Ibu sekalian rajin bekerja, anak-anaknya dididik yang baik, dididik secara keagamaan yang baik, dididik secara pendidikan yang baik supaya bisa jadi harapan bangsa nanti seluruhnya,” kata Maruli.
Selain pembangunan jembatan, pemerintah akan mengupayakan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan air bersih. Upaya ini diharapkan dapat melengkapi pembangunan infrastruktur dan meningkatkan akses warga terhadap layanan dasar.





Komentar (0)