Jakarta, tvOnenews.com- Polisi mengungkap kondisi terkini pengemudi ojek online (Ojol) pasca dilindas mobil listrik di kawasan Blok M, Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas (Kasubdit Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Adiel Aristo mengatakan, saat ini korban telah dilakukan tindakan operasi.
“Korban baru selesai pengambilan tindakan operasi,” ungkap Adiel, kepada wartawan, Minggu (25/10/2026).
Lebih lanjut kata Adiel, korban saat ini dalam perawatan di rumah sakit.
“Masih dalam observasi di RS Fatmawati,” jelasnya.
- Tangkapan layar
Kemudian, ia menerangkan, penyebab pengemudi mobil listrik menabrak ojol hingga sejumlah kendaraan masih dalam penyelidikan.
Meski sebelumnya, dunia maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video dashcam berdurasi pendek. Memperlihatkan detik-detik kecelakaan lalu lintas sangat mengerikan di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Masih kami dalami penyebabnya, hasil pemeriksaan sementara supir kaget dan panik,” ungkap Adiel.
Peristiwa naas tersebut, melibatkan satu mobil listrik dengan pengemudi ojek online (ojol) terjadi pada Jumat (23/10/2026) sore, tepatnya sekitar pukul 16.45 WIB.
- Threads/cinnamorolls.8
Berdasarkan hasil rekaman dashcam yang sudah viral, insiden bermula ketika sebuah mobil listrik melaju di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Secara tiba-tiba, kendaraan mewah tersebut tampak hilang kendali di tengah padatnya arus lalu lintas.
Tanpa ada upaya antisipasi yang terlihat, mobil nirsuara itu langsung menerjang ke depan, menabrak, hingga melindas seorang pengemudi ojol yang sedang melintas tepat di depannya.
Tak berhenti sampai di situ saja, situasi di lokasi kejadian semakin menegang ketika pengemudi mobil listrik tersebut justru terlihat berupaya melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam rekaman yang sama, laju mobil yang tidak terkendali itu kembali berulah dengan menghantam sebuah mobil Wuling putih yang berada di depannya.
Upaya kabur tersebut akhirnya berhasil dihentikan setelah mobil listrik tidak bisa bergerak lagi di atas trotoar depan Hotel Amaris. Kepolisian mengatakan kasus ini masih terus didalami.(Ars/klw)





Komentar (0)