Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Kelompok Petani hingga Nelayan jadi Sasaran

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran kredit rakyat mencapai Rp400 triliun pada 2027.

Pembiayaan tersebut diarahkan untuk menggerakkan ekonomi daerah dan memperluas akses permodalan bagi petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :
Cerita Konsumen Mau Beli Motor Tunai, Malah Ditawari Kredit
Kredit Kendaraan Nol Persen Diperpanjang hingga 2027

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10).

Pembentukan DNKK menjadi bagian dari perubahan arah kebijakan keuangan inklusif. Pemerintah kini tidak hanya berfokus pada perluasan akses layanan keuangan dan kepemilikan rekening, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.

Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2026 yang menempatkan keluarga sebagai unit ekonomi terkecil dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo menegaskan, pertumbuhan ekonomi nasional harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai lapisan

Hal itu mencakup petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, hingga keluarga yang mengandalkan beragam sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kekuatan ekonomi bangsa yang sesungguhnya harus dirasakan oleh rakyat secara nyata, oleh petani di desa-desa, oleh nelayan di pesisir, oleh pedagang di pasar-pasar, oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, oleh ibu-ibu yang berjuang membantu ekonomi keluarganya,” tegas Presiden Prabowo, dikutip Minggu (25/10/2026).

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemerintah menargetkan penyaluran kredit rakyat sebesar Rp400 triliun pada 2027.

Pembiayaan akan menyasar petani, nelayan, masyarakat pedesaan, penduduk di wilayah terpencil dan tertinggal, serta warga perkotaan berpenghasilan rendah.

Prabowo juga mengapresiasi penyaluran kredit yang sejauh ini mencapai sekitar Rp53 triliun dengan penerima manfaat sekitar dua juta orang.

"Di tahun yang akan datang, rencana kita, sasaran kita insyaallah terwujud, saya ingin menyalurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, dan di daerah-daerah terpencil, dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang mereka yang berpenghasilan rendah," kata Presiden.

Kepala Negara menambahkan, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak cukup diukur dari pertumbuhan secara makro.

Baca Juga :
Pemerintah Siapkan Stimulus Puluhan Triliun untuk Warga, Ini Daftar Bantuan dan Insentif yang Segera Jalan
Tiket Pesawat dan Kapal Diskon 30 Persen saat Nataru 2026, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp883 Miliar
Presiden Prabowo Terapkan Ekspor Satu Pintu Lewat DSI, Bidik Kebocoran Negara akibat Penyelundupan

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sopir Ojol yang Dilindas BYD di Blok M Patah Kaki, Jalani Operasi Hari Ini
• 19 jam lalu
0
thumb
Kepala BNPB Tinjau Karhutla di Taman Way Kambas, Gencarkan OMC-Operasi Darat
• 16 jam lalu
0
thumb
Kapal Malaysia Selundupkan 1,16 Ton Narkoba, Dasco: Kita Jaga Generasi Muda dari Barang Haram
• 18 jam lalu
0
thumb
Veda Ega sebut tugasnya belum usai setelah berada di pole position
• 13 jam lalu
0
thumb
Krisis Pangan di Gaza Makin Parah, PBB: Dibutuhkan Rp8,1 Triliun untuk 6 Bulan ke Depan
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.