Kulit Gatal Saat Kabut Asap Karhutla? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sering dikaitkan dengan gangguan pernapasan dan iritasi mata. Namun, paparan polusi udara akibat karhutla juga dapat berdampak pada kesehatan kulit, mulai dari rasa gatal, kulit kering, hingga memicu kekambuhan eksim.

Paparan asap kebakaran hutan dapat memengaruhi kondisi kulit, terutama pada orang yang memiliki kulit sensitif atau riwayat penyakit kulit tertentu. Kerusakan Skin Barrier dan Pemicu Reaksi Peradangan Asap karhutla mengandung partikel halus, termasuk PM2.5, serta berbagai senyawa kimia yang dapat menempel pada permukaan kulit. Paparan polutan ini berpotensi mengganggu lapisan pelindung kulit (skin barrier), meningkatkan risiko kulit kering, dan memicu stres oksidatif pada sel-sel kulit.

Pada individu yang memiliki riwayat eksim atau dermatitis atopik, paparan polusi dapat memperburuk kondisi kulit. Gejalanya dapat berupa ruam kemerahan, rasa gatal, hingga kulit bersisik.
 

Baca Juga :

Tips Melindungi Diri dari Asap Karhutla-Tips Kesehatan
  Tips Perlindungan dan Perawatan Kulit saat Kabut Asap Untuk membantu melindungi kulit dari paparan polutan selama kabut asap, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:
  1. Gunakan pelembap secara rutin. Pilih pelembap (moisturizer) yang sesuai dengan kondisi kulit untuk membantu menjaga kelembapan dan memperkuat fungsi skin barrier.
  2. Kenakan pakaian tertutup. Saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan, gunakan pakaian yang menutupi kulit untuk mengurangi paparan langsung terhadap polutan.
  3. Segera mandi setelah beraktivitas di luar rumah. Bersihkan kulit untuk menghilangkan sisa polutan yang menempel.
  4. Ganti pakaian setelah beraktivitas di luar. Hindari mengenakan kembali pakaian yang mungkin telah terpapar asap dan partikel polusi.
  5. Perhatikan kondisi kulit. Jika muncul gatal atau iritasi yang menetap maupun semakin parah, konsultasikan dengan tenaga medis.
Nah, dampak kabut asap tidak hanya perlu diwaspadai karena dapat mengganggu pernapasan, tetapi juga karena berpotensi memperburuk kondisi kulit. Menjaga kelembapan kulit, mengurangi paparan asap, dan membersihkan diri setelah beraktivitas di luar rumah dapat membantu menjaga kesehatan kulit selama karhutla.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Sofwa Najla Tsabita Sunanto)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Antrean Fans Kanye West Mengular di MRT Usai Konser GBK
• 4 jam lalu
0
thumb
Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh
• 16 jam lalu
0
thumb
Kapal Perusahaan Malaysia Bawa 1,1 Ton Narkoba ke RI, Digagalkan Polri-BNN
• 20 jam lalu
0
thumb
Kabar Duka, Mantan Panglima TNI Widodo AS Meninggal Dunia
• 4 jam lalu
0
thumb
Tunggakan Pinjol Naik ke 4,73%, Riset Soroti Tekanan Daya Beli
• 3 jam lalu
0
Berhasil disimpan.