Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan penyemprotan water mist selama gelaran Jakarta Running Festival (JRF) 2026. Langkah ini disiapkan untuk menciptakan kondisi udara yang lebih sejuk dan nyaman bagi lebih dari 37.000 peserta JRF dari 48 negara di sepanjang rute perlintasan lari.
Pemantauan melalui Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) mencatat adanya kecenderungan penurunan konsentrasi polutan pada Sabtu pagi, 24 Oktober 2026. Terutama pukul 04.00–07.00 WIB di lima wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga :
BMKG Memprakirakan DKI Berawan saat Jakarta Running Festival 25 Oktober“Pemantauan SPKU menunjukkan kecenderungan penurunan konsentrasi polutan di lima wilayah Jakarta pada Sabtu pagi, 24 Oktober. Kondisi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor meteorologi, termasuk kemungkinan kontribusi OMC. Namun, diperlukan analisis lanjutan untuk memastikan besarnya pengaruh masing-masing faktor dan keberlanjutan perbaikan kualitas udara,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi dalam keterangan tertulis di akun Instagram resmi (@dinaslhdki), Sabtu, 24 Oktober 2026.
Untuk pelaksanaan OMC, BPBD DKI Jakarta berkolaborasi dengan BMKG menggelar operasional penyemaian awan pada 21 hingga 23 Oktober 2026 guna mengoptimalkan potensi hujan. Sebanyak empat sorti penerbangan dikerahkan menggunakan pesawat PK-SNH dengan bahan semai Natrium Klorida (NaCl) yang meliputi area penyemaian di wilayah Bogor, Depok, Bekasi, dan Jakarta Selatan.
Ilustrasi warga berolahraga. Foto: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz.
Penyemaian tersebut memicu hujan ringan hingga sedang di sejumlah area Jabodetabek pada Jumat, 23 Oktober 2026, yang membantu menurunkan partikulat dari atmosfer melalui proses deposisi basah (wet deposition).
Selain OMC, penyemprotan water mist di sepanjang lintasan lari JRF turut dilakukan melalui kolaborasi Suku Dinas LH Jakarta Pusat, Suku Dinas LH Jakarta Selatan, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta. Langkah ini mendapat tanggapan positif dari para peserta yang merasakan udara pagi terasa lebih sejuk selama perlombaan.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa seluruh upaya ini disertai pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan guna mendukung kualitas udara yang lebih baik serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga.
(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)





Komentar (0)