Budisatrio Dijwandono Puji Prestasi Siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, YOGYAKARTA - Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono mengapresiasi berbagai inovasi sosial yang dikembangkan pemuda dan masyarakat serta prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing di malam penganugerahan Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 di Yogyakarta, Jum'at (23/10).

Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, BBNKT 2026 menjadi momentum untuk memberikan apresiasi atas karya, prestasi, dan kontribusi pemuda Karang Taruna dalam mengembangkan gagasan serta inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitarnya.

BACA JUGA: Wamendagri Wiyagus Dorong Penguatan Peran Karang Taruna sebagai Penggerak Pembangunan

Dalam kesempatan tersebut, Budisatrio menyampaikan apresiasi kepada para peserta Pekan Inovasi Sosial. 

BACA JUGA: Hadiri Pembukaan BBKT ke-66, Wamensos Agus Jabo Ajak Karang Taruna Sukseskan Perlinsos

Dia berharap berbagai inovasi yang lahir dari kreativitas masyarakat dapat dikembangkan lebih luas sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kepada semua yang mengikuti Pekan Inovasi Sosial DIY, semoga inovasi ini bisa berdampak kepada masyarakat luas,” ujarnya.

BACA JUGA: Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan di Olimpiade Bahasa Asing Karang Taruna

Lima karya terbaik dalam Pekan Inovasi Sosial 2026 meliputi "Dari Sampah Organik Menjadi Siklus Pangan" karya Anggun Tri Cahyanto, 'Biokonversi Sampah Organik" karya Dimas Febrianta Nugroho, "Lingkungan Hidup Pariwisata" karya Eko Sujarno, "Laboratorium Sedusun" karya Kris Meilda Setiawati, dan "Aquaponik Drum" karya Mona Losinta.

Sementara itu, lima karya lainnya yang masuk Top 10 adalah "Edukasi Pertanian Rombo Depok" karya Arif Rahman O, "Terkam (Ternak Kambing) Terpadu" karya Marini, 'Sego Warisan Simbah" karya Miarsih, "Kalfis" karya Muh Ahsanul Fikri, serta "Budidaya Bebek Petelur Terpadu" karya Surono.

Beragam karya tersebut menunjukkan upaya masyarakat menghadirkan solusi di bidang lingkungan, pertanian, peternakan, dan pemberdayaan ekonomi.

Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang Pekan Inovasi Sosial 2026 mendapatkan hadiah uang pembinaan.

Inovator Top 5 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta, sedangkan inovator Top 10 mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta.

Dukungan ini diharapkan dapat mendorong para penerima untuk terus mengembangkan gagasan inovatif dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Budisatrio juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing.

Menurutnya, latar belakang ekonomi bukan penghalang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi ketika mendapatkan kesempatan yang setara.

“Saya sangat berbahagia dan bangga melihat putra-putri kita tidak kalah dari siswa sekolah lain. Mungkin latar belakang mereka kurang mampu, tetapi mereka menunjukkan bahwa mereka setara dan mampu berprestasi jika diberikan kesempatan,” ujar Budisatrio.

Dalam Olimpiade Bahasa Inggris, Misfan Nazriel dari SRMA 13 Bekasi meraih juara pertama, Novia Ariyani dari SRMA 38 Lombok Timur juara kedua, dan Andi Melisa S dari SRT 33 Tanjungpinang juara ketiga.

Liana dari SRT 1 Gresik meraih juara harapan pertama. Pada kategori Bahasa Arab, Andi Zahra Syahwah dari SRT 1 Jakarta Pusat meraih juara pertama, Muh Fathur Rahman dari SRMA 38 Lombok Timur juara kedua, dan Hazmi Ariansyah dari SRT 2 Kota Banjarbaru juara ketiga.

Sabri Maulana Fajar dari SRMA 6 Kota Bengkulu meraih juara harapan pertama.

Sementara itu, pada kategori Bahasa Mandarin, Siti Safarahayu dari SRMA 31 Pekanbaru meraih juara pertama, Ferdin Radiel Zebua dari SRMA 4 Padang juara kedua, dan Nur Asyifa Syafira dari SRT 1 Buton Tengah juara ketiga. Meyda Nur Aisyiah dari SRMA 2 Samarinda meraih juara harapan pertama.

Selain prestasi di bidang akademik, para siswa Sekolah Rakyat yang menjadi pemenang Olimpiade Bahasa Asing juga mendapatkan dukungan berupa bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST), uang tunai, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, mendukung keberlanjutan pendidikan, serta memotivasi para siswa untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Budisatrio menuturkan, Karang Taruna lahir dari kesadaran masyarakat di sebuah lingkungan kecil di Jakarta dan berkembang secara organik hingga menjangkau berbagai desa di seluruh Indonesia.

Perjalanan tersebut mencerminkan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Kepedulian tersebut tidak bisa terwjud dari satu orang melainkan kolaborasi pribadi, kelompok, dan juga pe merintah dan berbagai pihak lain.

Karena itu dalam kesempatan yang sama, apresiasi juga diberikan kepada kepala daerah sebagai pembina umum Karang Taruna tingkat kabupaten.

Lima kepala daerah yang masuk dalam daftar penerima penghargaan tersebut berasal dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bali.

Menurut Budisatrio, dukungan kepala daerah dan kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam memperluas pengabdian sosial serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Ini membesarkan hati kita karena kita tidak sendirian dalam memberikan pengabdian, bantuan, dan sentuhan kepada saudara-saudara kami yang sangat membutuhkan,” tuturnya.

Menutup pesannya, Budisatrio mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk kembali meneguhkan semangat kebersamaan, mengenang jasa para pendiri bangsa dan pahlawan, serta melanjutkan kontribusi dalam pembangunan nasional melalui pengabdian sosial.

Ia juga menegaskan pentingnya membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam perjuangan dan pembangunan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Kami membuka kesempatan, harapan, mimpi bagi anak-anak muda yang ingin membangun bangsa ini melalui perjuangan, pergerakan, dan pembangunan sosial yang berdampak kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (mrk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wamensos Puji Inovasi Karang Taruna dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pemuda di Sumsel Tewas Dikeroyok 3 Teman gegara Utang Rp 45 Ribu
• 2 jam lalu
0
thumb
Hasil BRI Super League: PSIM Harus Puas Berbagi Skor Kacamata Kontra Isenmulang
• 8 jam lalu
0
thumb
Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura per Hari Ini, Buntut Kritik Karhutla?
• 17 jam lalu
0
thumb
Momen Kapolri Pimpin Langsung Pengungkapan 1,16 Ton Narkoba di Sumut
• 23 jam lalu
0
thumb
Rudianto Lallo Sebut Sulsel Darurat Narkoba, Minta Polisi-BNN Berantas Bandar
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.