Pantau - Dua wakil tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, gagal melaju ke final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 setelah sama-sama menelan kekalahan pada babak semifinal di GOR Djarum Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (24/10/2026).
Mutiara harus mengakui keunggulan pebulu tangkis Hong Kong, Lo Sin Yan Happy, setelah kalah melalui dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 19-21.
Sementara itu, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi juga gagal mengamankan tiket final setelah ditundukkan wakil China, Xu Wen Jing, dengan skor 12-21 dan 12-21.
Hasil tersebut memastikan Indonesia tidak memiliki wakil pada pertandingan final sektor tunggal putri turnamen bulu tangkis level Super 100 tersebut.
Mutiara Ayu Akui Banyak Melakukan Kesalahan SendiriSeusai pertandingan, Mutiara mengakui bahwa penampilannya masih diwarnai sejumlah kesalahan sendiri yang memengaruhi hasil pertandingan melawan Lo Sin Yan Happy.
Salah satu kesalahan yang menjadi perhatiannya adalah pukulan yang beberapa kali menyangkut di net sehingga membuatnya kehilangan kesempatan memperoleh poin.
Selain itu, Mutiara menilai lawannya mampu menunjukkan permainan yang lebih akurat, terutama dalam menempatkan kok ke area lapangan yang sulit dijangkau.
Ketepatan penempatan kok dari pemain Hong Kong tersebut membuat Mutiara kesulitan mengantisipasi arah serangan sepanjang pertandingan.
Meski gagal melaju ke final, Mutiara tetap bersyukur karena mampu mencapai semifinal pada turnamen bulu tangkis level Super 100.
Menurutnya, keberhasilan mencapai babak empat besar merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan persiapan dan perjuangan.
"Apalagi, pencapaian itu bukan sesuatu yang mudah didapatkan. Pasti ada proses-proses di balik itu. Jadi, dibanding harus terlalu menyesali, saya merasa saya harus bersyukur dan evaluasi lagi. Terutama soal ketenangan permainan serta adaptasi terhadap perubahan pola lawan perlu dipertajam lagi," ujar Mutiara.
Mutiara Fokus Perbaiki Ketenangan dan Adaptasi PermainanMutiara menjelaskan bahwa pencapaiannya di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 merupakan kali kedua dirinya berhasil menembus semifinal turnamen bulu tangkis level Super 100.
Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas permainannya dalam menghadapi turnamen berikutnya.
Salah satu aspek yang ingin diperbaiki adalah kemampuan menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan lawan, terutama dalam situasi perebutan poin penting.
Selain itu, Mutiara menilai kemampuan membaca dan beradaptasi terhadap perubahan pola permainan lawan masih perlu ditingkatkan.
Ia berharap evaluasi tersebut dapat membantunya tampil lebih konsisten dan mengurangi kesalahan sendiri pada pertandingan mendatang.
Lo Sin Yan Happy Akui Sempat Kesulitan pada Gim KeduaDi sisi lain, Lo Sin Yan Happy mengungkapkan kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan Mutiara dan memastikan tempat di final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026.
Pemain asal Hong Kong tersebut mengaku sudah sekitar enam bulan tidak tampil pada pertandingan final sebuah turnamen.
"Saya rasa sudah sekitar setengah tahun yang lalu. Jadi, ini adalah momen yang sangat menyenangkan bagi saya," ungkap Lo.
Mengenai jalannya pertandingan, Lo menjelaskan bahwa dirinya mampu mengendalikan permainan dengan cukup baik pada gim pertama.
Ia juga berhasil mempertahankan konsentrasi ketika menghadapi reli panjang yang membutuhkan ketahanan dan ketepatan dalam mengembalikan kok.
Namun, pada gim kedua, Lo mengakui sempat mengalami kesulitan mempertahankan kestabilan permainan, terutama menjelang akhir pertandingan.
Keinginannya untuk segera menyelesaikan pertandingan justru membuatnya bermain terburu-buru sehingga beberapa kali melakukan kesalahan sendiri.
"Di gim kedua, pada awalnya saya juga bermain cukup baik, tetapi di akhir saya ingin menang dan justru sedikit terburu-buru. Kemudian, terkadang saya tidak bisa mengontrol permainan yang ingin saya mainkan. Mungkin saya ingin bermain stabil, tetapi terkadang tangan saya tidak menuruti dan saya membuat kesalahan," jelas Lo.
Meski sempat kehilangan kendali permainan, Lo akhirnya mampu mengamankan kemenangan dua gim langsung atas Mutiara.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi pencapaian keduanya menembus partai final Indonesia Masters.
Final Tunggal Putri Per temukan Wakil Hong Kong dan ChinaPada pertandingan final sektor tunggal putri Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Lo Sin Yan Happy dijadwalkan menghadapi wakil China, Xu Wen Jing.
Xu memastikan tempat pada partai puncak setelah mengalahkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi melalui dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-12.
Kemenangan tersebut membuat Xu mengikuti jejak Lo untuk memperebutkan gelar juara turnamen level Super 100 di Kudus.
Dengan demikian, pertandingan final tunggal putri akan mempertemukan Lo Sin Yan Happy dari Hong Kong melawan Xu Wen Jing dari China.
Sementara itu, Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi harus mengakhiri perjuangan mereka pada babak semifinal setelah gagal mengatasi lawan masing-masing.





Komentar (0)