Sulut rajai Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi 2026 dengan 149 poin

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Manado (ANTARA) - Sulawesi Utara (Sulut) meraih gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Tahun 2026 dengan mengumpulkan 149 poin, mengungguli Jawa Barat dan Papua Selatan.

Gelar tersebut dipastikan setelah pelaksanaan seri kedua Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi di Gelanggang Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu.

Berdasarkan akumulasi hasil seri pertama di Pangandaran, Jawa Barat, dan seri kedua di Tompaso, Sulut menempati posisi teratas dengan 149 poin.

Jawa Barat berada di peringkat kedua dengan 44,5 poin, disusul Papua Selatan dengan 39,5 poin, Jawa Tengah 33,5 poin, dan DKI Jakarta 24 poin.

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Aryo Djojohadikusumo mengapresiasi penyelenggaraan kejurnas yang kembali berlangsung di Tompaso setelah lebih dari satu dekade.

"Hari ini tersampaikan mimpi menyelenggarakan kejurnas di Tompaso, Sulawesi Utara. Terakhir, sudah lebih 10 tahun kita melaksanakan kejurnas di sini," kata Aryo di Tompaso.

Ia mengatakan Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri II Tahun 2026 yang digelar melalui Indonesia's Horse Racing (IHR) tersebut diikuti peserta dari 14 provinsi.

Selain tuan rumah, kejuaraan itu juga diramaikan kuda, pemilik kuda, dan pengelola kandang pacuan dari berbagai daerah, termasuk Jawa dan Sumatera.

"Ada 14 provinsi, terima kasih kepada peserta yang sudah meramaikan acara ini," ujarnya.

Aryo menyebutkan lebih dari 60 persen kuda yang mengikuti kejuaraan tersebut merupakan kuda kelahiran Tompaso dan wilayah lain di Sulawesi Utara.

Menurut dia, kondisi itu menunjukkan pentingnya peran peternak dan pemilik kuda di Sulut dalam pengembangan olahraga pacuan kuda nasional.

"Jadi ke depan, tidak mungkin sukses tanpa ada dukungan yang luar biasa kepada para peternak, para owner, para pemilik, semua yang punya stable di Sulut," katanya.

Aryo mengatakan Pordasi memiliki program pembangunan lintasan pacuan kuda berstandar internasional di Jakarta. Namun, pengembangan olahraga tersebut tetap membutuhkan dukungan daerah, termasuk Sulawesi Utara.

Ia berharap kejuaraan pacuan kuda semakin sering diselenggarakan sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi peternak lokal.

"Acara seperti ini akan lebih sering, lebih banyak dan lebih mengedepankan peternak dari seluruh Sulut," ujarnya.

Aryo juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas olahraga berkuda.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kabupaten Minahasa telah menyiapkan dukungan untuk pengembangan fasilitas olahraga berkuda di Tompaso dan wilayah lainnya.

"Hari ini dihadiri Gubernur Sulut. Beliau menyampaikan dukungan yang luar biasa bahkan saya sudah dengar dari Pemkab Minahasa dan Pemprov Sulut sudah menyiapkan dukungan yang luar biasa untuk fasilitas olahraga berkuda di Tompaso, Manado bahkan Sulut," katanya.

Baca juga: Mengenal asal usul kuda thoroughbred, ras murni untuk pacuan

Baca juga: Dorong perempuan di pacuan kuda, SARGA raih The Sraya Recognition

Baca juga: KN Pordasi: Sumba potensi besar wisata olahraga berkuda




Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming BRI Super League di Vidio: Isenmulang Vs PSIM Yogyakarta
• 13 jam lalu
0
thumb
Kabut Asap Karhutla Ganggu 392 Penerbangan di Bandara di Balikpapan | KOMPAS SIANG
• 12 jam lalu
0
thumb
Relawan Gibranisti Tanggapi Laporan Suket Gibran ke Polisi: Jujur Sempat Agak Merasa Lucu
• 5 jam lalu
0
thumb
Janji Raja Yordania Balas Penembakan di Gereja yang Tewaskan 7 Jiwa
• 6 jam lalu
0
thumb
Pramono Ungkap Rencana Revitalisasi TK Negeri 01 Tambora yang Ambruk
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.