Operasi Darat dan Udara Terus Dilakukan untuk Padamkan Karhutla Way Kambas

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, terus dilakukan.

Operasi Darat dan Udara Terus Dilakukan untuk Padamkan Karhutla Way Kambas. (Foto: BNPB)

IDXChannel - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, terus dilakukan melalui operasi darat dan udara. 

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait mendukung upaya pemadaman, pemantauan titik api, serta pencegahan kebakaran meluas di kawasan konservasi tersebut.

Baca Juga:
PB IDI Ingatkan Efek Jangka Panjang Kabut Asap, Minta Pemerintah Cepat Tanggulangi Karhutla

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi melakukan peninjauan udara untuk mengecek titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Lampung. Berdasarkan pantauan visual, masih terdapat titik api disertai asap tebal di sekitar wilayah kawasan TNWK. 

Kristomei menjelaskan bahwa kolaborasi, respons cepat, integrasi, dan sinkronisasi merupakan prinsip penting dalam penanggulangan bencana. Prinsip tersebut menjadi landasan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, termasuk karhutla yang membutuhkan penanganan terpadu antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

Baca Juga:
Perkuat Penanganan Karhutla, BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air ke Kalimantan

"Tadi setelah saya tinjau dari udara, memang ada beberapa titik api yang perlu mendapatkan perhatian, kita sudah mengatur untuk Way Kambas ini ada pasukan darat yang dibagi berdasarkan daerah operasi supaya pemadamannya lebih efektif," ujar Kristomei, Sabtu (24/10/2026). 

Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB, kebakaran yang terjadi sejak 22 September 2026 tersebut menyisakan area terbakar yang belum padam seluas sekitar 40 hektare. Pada Jumat (23/10), tim gabungan berhasil melakukan pemadaman pada area seluas sekitar 10,2 hektare. Data tersebut merupakan estimasi berdasarkan pemantauan dan evaluasi di lapangan.

Baca Juga:
ARSSI Catatkan Lonjakan Pasien Rawat Jalan ISPA di Wilayah Terdampak Karhutla

Operasi di lapangan melibatkan sekitar 350 personel gabungan yang terdiri atas unsur BPBD provinsi dan kabupaten/kota, pemadam kebakaran, TNI, Polri, tim satuan tugas darat TNWK, BNPB, BMKG, serta mitra terkait. Personel melakukan pemantauan, pemadaman pada titik api, dan pembukaan jalur menuju lokasi kebakaran untuk mempercepat akses petugas.

Pada operasi udara, helikopter water bombing digunakan untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses melalui jalur darat. Untuk mendukung penanganan, operasi modifikasi cuaca (OMC) turut dilaksanakan pada Jumat (23/10) menggunakan pesawat Cessna Caravan. 

Dua sortie penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl) masing-masing sebanyak 1.000 kilogram dilakukan di wilayah Taman Nasional Way Kambas dan Kabupaten Lampung Barat. Hasil pengamatan menunjukkan adanya hujan ringan di kedua wilayah tersebut.

Penanganan masih menghadapi tantangan berupa vegetasi yang rapat, jarak sumber air sekitar 1,5 kilometer dari titik api, serta keterbatasan peralatan dan logistik di sejumlah lokasi. 

"Kita lihat juga tadi sudah dicoba dengan cara menggunakan selang sepanjang 3 kilometer ini, ternyata hasilnya cukup efektif, nanti kita akan perbanyak lagi luasan operasi pemadamannya, sehingga diharapkan dapat memadamkan lebih banyak lagi dan hasilnya terukur," ujar Kristomei. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Awas! Pelanggar Lalin Ini Paling Dibidik Polisi saat Operasi Patuh
• 9 jam lalu
0
thumb
Inovasi Digital Dorong Pengelolaan Aset Negara Lebih Terintegrasi
• 21 jam lalu
0
thumb
Debat Rocky Gerung & Presma Unimed Gegara Minta Izin Saat Bertanya: Ini Bukan Forum Tentara!
• 13 jam lalu
0
thumb
Editorial MI: Putus Rantai Kekerasan terhadap Anak
• 21 jam lalu
0
thumb
Gandeng Belanda, Green Batik Hadirkan Solusi Limbah Ramah Lingkungan di Pekalongan
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.