MELAKA — Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) bekerja sama dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia akan menyelenggarakan International Seminar on Islamic Educational Management (ISIEM) 2026 pada 28–29 Oktober 2026 di King Green Hotel, Melaka, Malaysia.
Seminar bertema “Innovation and Sustainability in Islamic Educational Management for Global Excellence” ini diselenggarakan oleh Sekolah Pascasarjana UMJ dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, berkolaborasi dengan UiTM dan Center for Islamic Philanthropy and Social Finance (CIPSF).
Baca Juga
Mahasiswa Gizi UMJ Borong Tiga Prestasi pada Health Educator & Health Leader Camp 2026
LASKUM FH UMJ Raih Juara 3 Kompetisi Legal Opinion ALSA Festival 2026
Dua Pakar UMJ Soroti Polemik Ijazah Gibran, antara Etika Politik dan Perspektif Hukum
ISIEM 2026 akan dihadiri Rektor UiTM Cawangan Melaka, Professor Datuk Ts. Dr. Hj. Mohd. Rasdi bin Hj. Zaini, serta sejumlah scholar dari berbagai negara. Para akademisi dan praktisi pendidikan akan bertukar gagasan mengenai inovasi, keberlanjutan, dan pengembangan manajemen pendidikan Islam.
Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UMJ, Prof. (Assoc.) Dr. Saiful Bahri, Lc., MA., menjelaskan bahwa ISIEM 2026 memiliki sejumlah tujuan strategis. Seminar ini diharapkan mendorong kerja sama internasional antara UMJ dan perguruan tinggi mitra, mengembangkan kapasitas kandidat doktor dalam mengelola seminar internasional, serta membuka ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpakar dari berbagai negara.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Melalui seminar ini, para pakar dapat saling berbagi keahlian di bidang manajemen pendidikan Islam. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman pembelajaran bagi kandidat doktor untuk mengembangkan kapasitas dalam mengelola forum akademik internasional,” kata Saiful.
Panitia Acara Seminar, M. Arifin Purwakananta, mengatakan ISIEM 2026 mengajak berbagai kalangan untuk berdiskusi dan bertukar gagasan tentang pengelolaan pendidikan Islam demi kemajuan umat.
“Kami mengajak berbagai kalangan untuk ikut serta dan turut rembuk membahas sistem pendidikan Islam demi meningkatkan kemajuan umat,” ujar Arifin.
Sejumlah pembicara dari berbagai negara akan mengisi seminar ini. Mereka antara lain Prof. (Assoc.) Dr. Saiful Bahri, Lc., MA., dari UMJ; Prof. Madya Dr. Faizal P. Rameli, dari UiTM Malaysia; Ibrahim Abdul Mugis, Presiden Awqaf Africa dari Ghana; Abdalrahman Farwana, tokoh pendidikan Palestina yang mewakili UMMET VAKFI, Istanbul, Türkiye; serta Abdunkhonee Jehsoh, M.Ed., MBA., dari Fatoni University, Pattani.
Topik yang dibahas mencakup inovasi dan keberlanjutan dalam manajemen pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia, peran wakaf dan keuangan sosial Islam dalam mendukung masa depan pendidikan di Afrika, serta pengelolaan pendidikan Islam berbasis wakaf di Jerusalem, Palestina.
Seminar ini terbuka bagi peserta yang hadir langsung di Melaka maupun secara daring. Panitia berharap ISIEM 2026 dapat memperkuat kolaborasi akademik lintas negara dan mendorong lahirnya gagasan serta solusi bagi pengembangan pendidikan Islam.
Komentar (0)