Grid.ID - Komnas Anak kecam keras Ruben Onsu dan Sarwendah terkait konflik yang berdampak pada anak-anak mereka. Pihaknya mewanti-wanti mantan pasangan suami istri ini.
Komnas Anak kecam keras Ruben Onsu dan Sarwendah buntut dari konflik berkepanjangan. Pasalnya, masalah tersebut berlarut-larut sejak lama.
Akan tetapi, keduanya justru saling serang di media sosial. Bahkan, baik Ruben Onsu maupun Sarwendah belum menunjukkan tanda-tanda menginginkan perdamaian.
Sebelumnya, Komnas Anak mengungkap bahwa pihaknya telah memanggil Ruben Onsu untuk melakukan mediasi. Namun, panggilan sebanyak 3 kali tidak digubris oleh sang presenter.
Dikutip dari Grid.ID pada Sabtu (24/10/2026), Agustinus Sirait, Ketua Komnas Anak menyebut bahwa masalah ini seharusnya selesai sejak lama. Terlebih, jika Ruben Onsu dan Sarwendah sama-sama mau bermediasi.
"Kalaulah ini dilakukan sejak awal, tentu enggak akan terjadi seperti serumit ini," ujarnya.
"Saya bilang duduk bersama, ini bisa selesai," lanjutnya.
Pihaknya juag menyebut bahwa konflik antara Ruben Onsu dan sang mantan istri ini tentunya meninggalkan dampak buruk bagi kedua anaknya. Ia menyebut bahwa anak-anak mereka diduga mengalami tekanan psikis.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengaku telah melakukan asesmen terhadap kedua anak Ruben Onsu. Bahkan, Agustinus mengatakan bahwa telah mengantongi hasilnya.
"Kami melihat dari sisi ini ya, karena kami sebagai lembaga perlindungan anak, ada anak yang kami duga sudah mengalami tekanan psikis," lanjut Agustinus.
"Dan terbukti, kami sudah menyimpan hasil asesmen anaknya," sambungnya.
Tak hanya itu saja, Komnas Anak juga kecam keras Ruben Onsu dan Sarwendah lantaran konflik yang berlarut-larut. Dikutip dari TribunSeleb pada Sabtu (24/10/2026), Agustinus tegas menyampaikan bahwa sikap kedua belah pihak tersebut tidak patut dijadikan contoh.
"Kami mengecam keras kedua belah pihak, apakah Ibu SW atau Bapak RO, yang sudah terus-menerus saling menyerang di ruang publik," ujarnya.
"Tidak patut dicontoh," jelasnya.
Mengenai konflik yang sudah lama terjadi, Agustinus mengungkap bahwa negara tidak tinggal diam. Hal itu lantaran permasalahan ini akan berdampak buruk bagi anak-anak mereka.
Bahkan, negara memiliki kewenangan untuk mengambil langkah perlindungan bagi anak-anak Ruben Onsu dan Sarwendah. Agustinus mewanti-wanti bahwa hak asuh keduanya bisa dicabut oleh negara.
"Apabila perselisihan kedua orang dewasa terbukti membahayakan kesehatan mental, fisik, maupun tumbuh kembang anak secara serius, negara memiliki kewenangan hukum penuh untuk mengambil langkah perlindungan," terangnya.
Agustinus juga menyampaikan contoh kasus serupa. Hal ini menunjukkan keseriusan negara dalam mengantisipasi dampak buruk konflik orang tua terhadap perkembangan anak.
"Kemarin di Padang sudah ada vonis untuk orang tua dicabut hak asuh anaknya, tanpa menghilangkan kewajiban sebagai orang tua," jelasnya.
Selain kecam keras Ruben Onsu dan Sarwendah, Agustinus juga menegaskan bahwa pihaknya tengah memikirkan langkah yang tepat dalam konflik ini. Ia juga kembali menegaskan bahwa perseteruan antara mantan pasangan suami istri tersebut tidak patut untuk dijadikan contoh oleh masyarakat.
Paslanya, sebagai publik figur, keduanya justru memperlihatkan serangan demi serangan di media sosial. Hal itu tentunya bisa diakses oleh anak-anak mereka.
"Tentu ini yang akan kami pikirkan, karena ini adalah contoh buruk orang dewasa yang setiap hari mempertontonkan saling serang-menyerang di ruang publik," terang Agustinus. (*)
Artikel Asli





Komentar (0)