EtIndonesia.com Kebakaran terjadi beberapa waktu lalu di sebuah pangkalan militer di wilayah barat Kanada. Berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran bermula di lapangan tembak peluncur granat. Api kemudian menjalar ke area pelatihan dan menyebabkan empat personel militer tewas serta puluhan lainnya terluka.
Menurut laporan AFP, Brigadir Jenderal Vanessa Hanrahan, komandan Kelompok Polisi Militer Angkatan Bersenjata Kanada (Canadian Forces Military Police Group), mengatakan kepada media, “Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, kami dapat mengonfirmasi bahwa pada 17 Oktober 2026, kebakaran terjadi di lapangan tembak peluncur granat otomatis ketika kegiatan latihan militer rutin sedang berlangsung.”
Hanrahan menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di area lapangan tembak yang ditetapkan sebagai “zona bahaya permanen”, sehingga petugas pemadam kebakaran tidak dapat langsung memadamkan api.
Ia menambahkan, “Kemudian, arah dan kecepatan angin berubah sehingga api membesar secara signifikan.”
Api pun menjalar ke salah satu area pelatihan di Pangkalan Militer Wainwright, Alberta, Kanada.
Kebakaran tersebut mengakibatkan empat personel militer meninggal dunia dan 39 orang terluka. Dari jumlah korban luka tersebut, 27 orang memerlukan perawatan di rumah sakit.
Pangkalan Wainwright merupakan salah satu pangkalan terbesar Angkatan Bersenjata Kanada. Pangkalan ini kerap menjadi lokasi latihan militer yang melibatkan personel dari negara-negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Sumber : NTDTV.com






Komentar (0)