Kapolri Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Narkoba 1,2 Ton di Aceh

detik.com
57 menit lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membeberkan kronologi pengungkapan kasus laboratorium rahasia (clandestine lab) terbesar di Indonesia, yang mampu memproduksi 1,2 ton narkotika. Jenderal Suyudi menjelaskan pemantauan kasus ini dilakukan selama berbulan-bulan.

Kronologi kasus ini disampaikan Jenderal Suyudi dalam konferensi pers di Pidie, Aceh, Jumat (23/10/2026). Awalnya dia menjelaskan bahwa jaringan ini terdeteksi sejak Februari.

"Pada bulan Februari 2026, jaringan narkotika asal Tiongkok terdeteksi. Mengangkut ratusan kilogram metamfetamin cair atau liquid methamphetamine. Dari Myanmar utara melintas ke Laos dan Thailand sebelum tiba di tujuan akhir, yaitu Banda Aceh, Indonesia, pada 18 Mei 2026," katanya.

Baca juga: Angka-angka Fantastis Efek Narkoba 1,2 Ton di Aceh Jika Beredar di Masyarakat

Dari sana kemudian diketahui dua peracik narkoba ini adalah warga negara China. Mereka sempat transit di Malaysia dan masuk ke Banda Aceh.

"Pada 21 Mei 2026, dua warga asal Tiongkok selaku koki utama atau ahli kimia, yaitu Tersangka LJ (45) dan XM (42), melakukan perjalanan dari Yunan, China. Transit di Malaysia dan masuk ke Banda Aceh pada 24 Mei 2026. Kedua tersangka tersebut menginap di sebuah hotel di Banda Aceh selama 10 hari. Melakukan survei di wilayah tersebut. Kembali ke Malaysia 2 Juni 2026," tuturnya.

Pengiriman metamfetamin tahap dua dilakukan. Rutenya pun seperti tahap pertama.

"Pada akhir Juli 2026, kedua WNA tersebut memulai pengiriman tahap kedua kurang lebih hampir 1 ton metamfetamin cair, yaitu melalui rute yang sama seperti tahap 1. Cairan disamarkan dalam kaleng hijau bermerek Itanpro untuk mengelabui petugas," lanjutnya.




(rdp/dhn)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Nyabu di Dapur MBG, 2 Pegawai SPPG Sumenep Diciduk Polisi
• 2 jam lalu
0
thumb
5 Drakor Kim Ji Won dengan Rating Tinggi yang Bisa Ditonton di Netflix
• 10 jam lalu
0
thumb
Penegakan Hukum Karhutla Didorong Memperjelas Tanggung Jawab Korporasi
• 6 jam lalu
0
thumb
Wardatina Mawa Singgung Nafkah Anak dari Insanul, Sebut Rp3.000 Pun Tak Masalah
• 6 jam lalu
0
thumb
Pemprov DKI Targetkan Hujan Turun Sabtu, Modifikasi Cuaca Disiapkan Jelang Dua Acara Besar Minggu
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.