Alef Sindir Tesla Usai Pamer Mobil Terbang, Klaim Sudah 11 Tahun Kembangkan Teknologi Ini

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Persaingan mobil terbang memasuki babak baru setelah Tesla memamerkan prototipe Roadster yang mampu melakukan manuver di udara. 

Namun, kemunculan teknologi futuristis milik perusahaan Elon Musk itu justru mendapat sambutan berupa sindiran dari Alef Aeronautics, startup asal Amerika Serikat yang lebih dahulu mengembangkan kendaraan listrik untuk jalan raya sekaligus penerbangan.

Alef tidak sekadar memberikan komentar. Perusahaan tersebut merilis video yang memperlihatkan kendaraan terbangnya lepas landas secara vertikal, kemudian melintas di atas Tesla Roadster yang terparkir. 

Aksi itu menjadi cara Alef menyambut Tesla ke persaingan kendaraan terbang sekaligus menegaskan bahwa pengembangan teknologinya telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

CEO Alef Aeronautics, Jim Dukhovny, bahkan menyebut Tesla sebagai pendatang baru dalam kategori yang selama ini diklaim perusahaannya. “Selamat datang, Tesla, di perlombaan mobil terbang. Kami telah berada di sini sendirian selama 11 tahun,” kata Dukhovny, dikutip dari Electrek.

Pernyataan tersebut muncul setelah Tesla menggelar demonstrasi Roadster generasi terbaru pada 15 Oktober 2026. 

Dalam acara itu, prototipe mobil sport listrik tersebut memperlihatkan kemampuan terangkat ke udara dan melakukan manuver singkat dengan bantuan teknologi pendorong yang dikembangkan bersama SpaceX.

Meski sama-sama membawa gagasan kendaraan yang dapat meninggalkan permukaan tanah, pendekatan Tesla dan Alef sebenarnya berbeda. 

Tesla memperlihatkan kemampuan udara pada mobil sport berperforma tinggi, sedangkan Alef sejak awal merancang kendaraan yang dapat digunakan sebagai mobil di jalan raya sekaligus terbang.

Alef Pamer Penerbangan Ke-1.000, Sebut Tesla Pesaing Baru

Video yang dirilis Alef pada 15 Oktober 2026 bukan sekadar materi promosi untuk menyindir Tesla. Rekaman tersebut sekaligus menandai penerbangan uji ke-1.000 yang dicatat perusahaan. Dalam tayangan itu, kendaraan listrik Alef terlihat naik secara vertikal sebelum terbang melewati Roadster.

Alef juga menyebut Tesla Roadster sebagai “mobil terbang kedua dalam sejarah setelah Alef”. Klaim tersebut merupakan pernyataan perusahaan yang menggambarkan posisi Model A dalam persaingan teknologi kendaraan terbang, bukan penetapan resmi bahwa Tesla telah memiliki mobil terbang yang siap digunakan secara komersial.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dulu Jadi Raja Assist di Borneo FC, Mariano Peralta kini Alami Paceklik dan Kesulitan Bersinar Bersama Persib
• 2 jam lalu
0
thumb
Kemenag RI tetapkan Pontianak sebagai kota wakaf
• 15 jam lalu
0
thumb
Rupiah Melemah ke Rp18.074 per Dolar AS, Lonjakan Harga Minyak Dunia Picu Tekanan Pasar
• 17 jam lalu
0
thumb
BRAN targetkan pembentukan SOTK rampung 100 hari
• 5 jam lalu
0
thumb
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara Usai Temuan BPK, Masih Tersisa Rp35,8 Miliar
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.