jpnn.com, KETAPANG - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut bantuan sekitar Rp240 miliar dari Presiden RI Prabowo Subianto telah tersalurkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).
Hal itu dikatakan dia dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalbar, Jumat (23/10) ini yang dilaksanakan luring dan daring.
BACA JUGA: Jalankan Perintah Presiden Prabowo, Menteri Dody Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Gubernur Kalbar Ria Rosa, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan, Direktur Modifikasi Cuaca Edison Kurnia, Kapolda Kalbar Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Dandim 1203 Letkol Inf Zulkarnaen Galib turut hadir dalam rapat.
Raja Juli mengatakan bantuan Presiden RI disalurkan bertahap, yakni sebesar Rp200 miliar saat awal.
BACA JUGA: Presiden Prabowo: Kita Berada Dalam Kondisi Harus Survival
Eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu menyebut bantuan awal disalurkan ke Pemprov Kalbar dan 10 kabupaten atau kota untuk provinsi yang sama.
"Tahap pertama sudah turun Rp200 miliar dan itu langsung ditransfer ke Pak Gubernur maupun kepada Bupati bupati terkait,” ujar Raja Juli dalam keterangan persnya, Jumat ini.
BACA JUGA: Rudy Memuji Presiden Prabowo soal Honorer jadi PPPK, Berharap Ada Lagi Terobosan Besar
Mantan Wamen ATR/BPN itu mengatakan bantuan kedua disalurkan setelah pemerintah menerima permohonan dari kabupaten di Kalbar yang belum menerima dana.
Raja Juli menyebut pengajuan dari kabupaten dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan eskalasi karhutla.
Menurutnya, Prabowo kemudian menyetujui permohonan bantuan dari empat kabupaten di Kalbar, yakni Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden kembali menyetujui pemberian bantuan ke empat kabupaten di Kalimantan Barat yaitu Mempawah, Landak, Sekadau dan Sanggau dan per hari dua hari yang lalu sudah masuk ke rekening masing-masing,” ujar Raja Juli.
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menuturkan dana bantuan dari Presiden RI masuk ke rekening masing-masing pemda sekitar dua hari sebelum rapat digelar Jumat ini.
“Jadi, total bantuan Presiden untuk penanganan karhutla dalam bentuk Banpres total Rp240 miliar,” katanya.
Menhut meminta pemerintah daerah memanfaatkan bantuan dari Presiden RI secara maksimal dan sesuai peruntukan.
“Jadi supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri,” kata Raja Juli.
Adapun, Banpres yang diberikan Presiden Prabowo berstatus dana yang akan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah.
Dana ini, tidak termasuk dana penanganan karhutla berupa OMC hingga water bombing yang juga dilakukan oleh Pemerintah pusat seperti BNPB, BMKG, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Lembaga lainnya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Presiden Prabowo Diminta Segera Tuntaskan Polemik Ijazah Gibran
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan





Komentar (0)