Sultan Deli XIV Dorong Penegakan Hukum Tegas di Kasus Karhutla

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sultan Deli XIV Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam mendukung pemerintah untuk membawa ke ramah hukum perusahaan yang terbukti menyebabkan karhutla di Indonesia. 

Mahmud berharap penanganan karhutla disertai penegakan hukum, sehingga pihak yang bersalah bisa dimintai pertanggungjawaban sauai aturan.

BACA JUGA: Polda Sumsel Tangani 62 Kasus Karhutla, 20 Perkara Seret Korporasi

“Saya juga mendukung penuh pemerintah Republik Indonesia untuk menindak tegas perusahaan-perusahaan sawit yang menyebabkan karhutla,” katanya kepada awak media, Jumat (23/10).

Mahmud merasa yakin pemerintah Indonesia bisa mengatasi karhutla dengan cepat, sehingga meminimalkan dampak asap ke rakyat.

BACA JUGA: Hekrafnas 2026 Digelar di 17 Negara, GeKrafs Ajak Peduli Korban Karhutla

Menurut dia, masyarakat yang berada di wilayah terdampak membutuhkan perlindungan dan dukungan selama menghadapi situasi sulit akibat kebakaran dan asap.

“Saya mendoakan agar karhutla yang terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa selesai dengan cepat dan dapat teratasi oleh pemerintah Republik Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA: Asap Karhutla OKI Mengarah ke Palembang, Polda Sumsel Tambah 400 Personel Pemadaman

Selain Sultan Deli XIV, sejumlah tokoh seperri Ketua Umum Pengurus Besar Pendawa Indonesia Ruslan, ulama di Sumatera Utara KH Amirudin dan KH Yudhikar Hadiyatuzi, serta tokoh Buddha Tamil Biku Utara Nanda menyampaikan sikap terkait karhutla.

Ruslan mendoakan agar karhutla segera berakhir dan masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan serta ketabahan.

Dia meminta pemerintah melalui aparat kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap individu maupun perusahaan yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan.

"Dugaan keterlibatan individu atau perusahaan tertentu harus dibuktikan melalui penyelidikan dan proses hukum. Identitas pihak yang bertanggung jawab tidak dapat ditetapkan hanya berdasarkan dugaan," demikian pernyataan Ruslan.

Sementara itu, KH Amirudin memgaku prihatin atas kasus karhutla di beberapa daerah dan mendoakan penanganan bisa dilaksanakan cepat.

Amirudin mendorong pemerintah mengambil kebijakan dan tindakan yang tepat untuk menangani kebakaran sekaligus menghentikan dampak asap yang ditimbulkannya.

Sementara itu, KH Yudhikar Hadiyatuzi meminta pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kabut asap. 

Dia mengajak pemerintah, ulama, dan masyarakat bekerja sama dalam mencegah serta menangani karhutla.

“Apabila ulama dan umara ini bersatu, insya Allah akan baik negaranya,” ujarnya.

Sementara itu, Biku Utara Nanda berharap masyarakat yang terdampak diberikan kesabaran, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi bencana tersebut.

Biku Utara menyatakan dukungan ke pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti keterlibatan pihak yang mengakibatkan karhutla meluas. 

“Semoga kebakaran hutan di negara kita segera berakhir, demi berlangsungnya generasi masa depan dan lingkungan hidup yang baik,” ujarnya. (ast/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Alasan Pemerintah Gelontorkan Rp1,28 Triliun untuk Program 1 Orang 1 Rekening, 25 Juta Warga RI Bakal Kebagian
• 22 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Galeri 24 Hari Ini Jumat 23 Oktober 2026, Stabil Rp2.499.000
• 13 jam lalu
0
thumb
Trump Tiba-Tiba Pakai "UU Perang Dingin" ke Minyak AS, Ada Apa?
• 3 jam lalu
0
thumb
2.775 Penerbangan Domestik di Bandara RI Terganggu Akibat Asap Karhutla
• 18 jam lalu
0
thumb
Tingginya biaya bahan bakar gerus laba maskapai besar AS
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.