Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA —  Izin konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dicabut polisi. Hal itu setelah muncul penolakan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Fadli Yasir, mengatakan, konser kelas dunia tersebut dinilai sebagai momentum positif untuk memperkuat diplomasi kebudayaan Indonesia sekaligus memperluas interaksi masyarakat Indonesia dengan komunitas internasional.

“Seni dan musik memiliki ruang tersendiri dalam membangun hubungan antarmasyarakat yang melampaui batas geografis dan kebangsaan,” ujar Fadli Yasir, Jumat (23/10/2026).

Baca Juga :
MUI Ungkap Alasan Memboikot Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Menurut perspektif hubungan internasional, kata dia, kebudayaan merupakan salah satu instrumen soft power yang dapat memperkuat daya tarik suatu negara di mata dunia.

“Konser musisi internasional dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan budaya, meskipun dampaknya terhadap diplomasi bergantung pada tindak lanjut dan kerja sama yang dibangun,” lanjutnya.

Baca Juga :
Alasan Polisi Cabut Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Imbas Dukung Israel?

Momentum ini kata dia, relevan dengan posisi Indonesia yang menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta berkomitmen berkontribusi terhadap perdamaian dunia.

“Diplomasi tidak hanya berlangsung melalui pertemuan antarpemerintah, tetapi juga dapat diperkuat melalui interaksi masyarakat, pertukaran seni, dan kolaborasi kebudayaan,”ujarnya.

Dalam konteks tersebut, musik dapat menjadi medium yang membantu membangun saling pengertian di tengah perbedaan identitas, agama, dan pandangan politik.

Baca Juga :
Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dicabut karena Diduga Pro Israel, Baliho Mulai Diturunkan

“Sebagai organisasi yang menghimpun kaum sarjana Nahdlatul Ulama, ISNU memiliki relevansi dalam mendorong pemikiran terbuka, dialog lintas budaya, dan kontribusi intelektual bagi kehidupan masyarakat,”ujarnya.

Momentum konser Andrea Bocelli dapat menjadi refleksi bahwa kebudayaan dan seni perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial serta membangun komunikasi yang lebih inklusif.

 

Baca Juga :
Polisi Resmi Cabut Izin Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Murka soal Penyimpangan MBG: Pecat, Bersihkan sampai Bersih!
• 12 jam lalu
0
thumb
Erajaya (ERAA) Hadirkan iPhone Duo dengan Varian Tertinggi Rp76 Juta, Stok Habis saat Pre-Order
• 8 jam lalu
0
thumb
Bank Jago (ARTO) Lanjutkan MESOP Tahap I Jilid II, Patok Harga Rp1.550 per Saham
• 9 jam lalu
0
thumb
7 Juta Orang Terdeteksi Hipertensi saat CKG, Mayoritas Belum Dapat Pengobatan Optimal
• 18 jam lalu
0
thumb
Dokter yang Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung Sudah Sebulan Tak Praktik, Ini Kata Rekan Kerjanya
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.