Bruno Fernandes Diprediksi Hengkang Januari Nanti

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Manchester United sebaiknya menjual Bruno Fernandes pada bulan Januari—ia tidak lagi memberikan dampak yang sama, dan klub harus mulai melangkah tanpa dirinya.

Pandangan ini disampaikan oleh mantan penyerang Premier League, Darren Bent, yang mempertanyakan kapten ‘Setan Merah’ tersebut setelah timnya mencapai titik terendah baru lewat kekalahan memalukan 4-1 dari Como di Liga Champions.

Kekalahan telak di Italia ini membuat United tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi, sekaligus menambah tekanan besar terhadap Michael Carrick.

Menambah beban sang pelatih kepala, kapten Fernandes melontarkan kritik keras usai pertandingan, yang tampak menyasar taktik yang diterapkan Carrick.

Fernandes, yang ditarik keluar pada menit ke-67, mengeklaim bahwa keputusan staf pelatih untuk tidak menerapkan tekanan man-to-man (penjagaan satu lawan satu) telah memberi Como keleluasaan untuk bermain dengan percaya diri.

Wawancara yang memicu kontroversi ini muncul di tengah penurunan performa individu pemain asal Portugal tersebut, yang belum mampu mengulangi pencapaian gemilangnya musim lalu.

Ia sempat menjalani musim 2025/26 yang bersejarah dengan memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League.

Namun, di luar hat-trick dan assist saat melawan Ipswich, Fernandes hanya mencatatkan satu kontribusi gol lainnya—yakni saat menghadapi Sabah di Liga Champions.

Meskipun pemain berusia 32 tahun itu sempat dipuji karena perannya sebagai tumpuan United di masa-masa sulit sejak kedatangannya pada 2020, Bent dari talkSPORT berpendapat bahwa kini mungkin saatnya untuk berpisah.

Dalam program talkSPORT Drive, Bent mempertanyakan kontribusi Fernandes musim ini dan menegaskan bahwa langkah terbaik bagi United mungkin adalah menjualnya demi mendapatkan keuntungan finansial.

Kontrak sang playmaker akan berakhir musim panas mendatang, dan ia sudah lama dikaitkan dengan kemungkinan hengkang, dengan adanya minat serius dari klub-klub di Turki dan Arab Saudi.

“Menurut saya, untuk pemain seperti Bruno—jika pada bulan Januari nanti ada tawaran dana besar dari Arab Saudi, misalnya £80 juta, tentu saja mereka harus melepasnya,” kata Bent dikutip dari talkSPORT.

Pernyataan berani Bent ini dipastikan akan memicu perdebatan, mengingat Fernandes telah menjadi sosok yang tak tergantikan sejak kedatangannya dengan nilai transfer £46,6 juta pada Januari 2020.

Dengan torehan 111 gol dari 335 penampilan, gelandang tersebut menjadi pemain asing keempat yang berhasil mencetak 100 gol bagi United.

Berkat rekor jumlah assist yang ia catatkan musim lalu, ia sukses meraih penghargaan Football Writers’ Player of the Year dan PFA Men’s Player of the Year.

Namun, di tengah penurunan performa Fernandes—ditambah dengan komentar publiknya mengenai taktik Carrick yang mengisyaratkan ketidakpuasannya—Bent berpendapat bahwa mungkin sudah saatnya bagi kedua pihak untuk berpisah, meski itu akan terasa menyakitkan.

“Pada titik tertentu, Anda harus melangkah maju. Dan seperti yang pernah saya katakan sebelumnya, proses ini akan terasa menyakitkan. Melangkah maju memang akan menyakitkan, karena saya pernah melihatnya secara langsung [di Arsenal, klub yang ia dukung],” ujarnya.

Bent juga berpendapat bahwa demi kemajuan tim, salah satu dari Carrick atau Fernandes mungkin harus pergi. “Pada akhirnya, Anda harus bisa beranjak dari situasi ini. Entah itu sang manajer atau Bruno Fernandes, karena beberapa pemain yang ada di Manchester United saat ini sebenarnya sudah tidak layak lagi berada di sana,” tegasnya.

Meskipun kepergian Fernandes berarti United akan kehilangan sosok andalan mereka, Bent menegaskan bahwa ketidakhadirannya mungkin tidak akan terasa seburuk yang dikhawatirkan.

“Saat ini dia tidak bisa dicadangkan bukan karena performanya yang luar biasa, melainkan karena [Carrick] memang tidak memiliki pilihan pemain lain,” jelasnya.

Bent kemudian menyatakan bahwa statistik impresif Fernandes bisa jadi menyesatkan, seraya menunjukkan bahwa selama ia berada di klub, kontribusinya hanya berbuah dua trofi—EFL Cup pada 2023 dan FA Cup pada 2024.

“Banyak penggemar Manchester United mungkin bertanya-tanya, ‘Lantas, akan seperti apa tim ini tanpanya?’ Bagaimanapun, pada akhirnya Anda tetap harus bisa melangkah maju tanpanya. Dan jika Anda melihat periode pertengahan Manchester United dalam hal perolehan trofi, itu juga terjadi di bawah pengawasannya,” ujarnya.

“Jadi, entah Anda memainkannya lalu tidak memenangkan trofi, atau Anda tidak memainkannya dan tetap tidak memenangkan trofi, situasinya sama saja,” lanjutnya.

Selain mempertanyakan seberapa penting peran Fernandes saat ini, Bent juga mengkritik komentar keras sang pemain mengenai taktik Carrick saat melawan Como. Ia berpendapat bahwa keputusan Fernandes untuk melakukan tekanan (pressing) secara sepihak justru merugikan timnya sendiri.

“Dulu saya merasa kesal jika ada pemain yang melakukan hal seperti itu. Dia melakukan tekanan sendirian, sementara rekan setimnya tidak ikut maju untuk mendukung—lalu dia berbalik dan bereaksi dengan mengangkat kedua tangannya ke udara, seolah ingin menunjukkan kepada penonton, ‘Lihat, saya sudah melakukan tekanan, tapi mereka tidak ikut menekan’,” katanya.

“Saya sangat tidak menyukai sikap itu. Dia seharusnya menjadi kapten, tetapi performanya musim ini sangat buruk. Ada satu pertandingan melawan Ipswich di mana dia mencetak hat-trick, dan orang mungkin berpikir, ‘Oh, akhirnya dia kembali, pemain terbaik itu’—padahal tidak,” tegasnya.

 “Komentar-komentar seperti itu [setelah pertandingan melawan Como]—jika Anda adalah Michael Carrick dan melihat kejadian tersebut, tentu Anda tidak akan menyukainya,” tandasnya. (amr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
4 Pernyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia
• 21 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Ancam Hentikan Ekspor Gas, Ini Daftar Negara Pembeli Utama Gas RI
• 16 jam lalu
0
thumb
Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 0,95 Persen ke Level 5.439
• 13 jam lalu
0
thumb
Didukung Danantara, Pemprov DKI Hitung Biaya Pembangunan LRT JIS-Halim
• 11 jam lalu
0
thumb
AirAsia Turunkan Harga Tiket Domestik 12 Persen Selama Nataru
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.