Jakarta: Dunia balap mobil Indonesia mendapat catatan prestasi baru dari pembalap muda asal Makassar, Ananda Zayn Neymar. Zayn menorehkan prestasi bersejarah dengan meraih double P1 di Mandalika Festival of Speed 2026 bersama HRI Team Management.
Zayn mencatatkan namanya sebagai juara nasional kelas ITCR 1500 Non Seeded (Pemula) termuda setelah meraih dua kemenangan atau double P1 pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 17–18 Oktober 2026.
Bersama HRI Team Management yang dikomandani Avila Bahar, Zayn tampil menggunakan Honda City Hatchback RS. Hasil gemilang tersebut tidak hanya menjadi pencapaian penting dalam perjalanan kariernya, tetapi menandai sejarah bagi Sulawesi Selatan, sebagai remaja pertama dari provinsi tersebut yang menorehkan prestasi di kategori ini.
Baca Juga :
Juara SSS 2026 di Mandalika, Nadeem Rustombi Siap Naik ke Balap FormulaKeberhasilan ini menjadi bukti usia muda bukanlah penghalang untuk meraih pencapaian besar, selama disertai kemauan belajar, kedisiplinan, kerja keras, serta dukungan dari lingkungan terdekat.
Zayn akan Mengejar Mimpi Lebih Besar
Zayn mengaku senang atas torehan prestasi di usia yang masih belia. Bagi Zayn, keberhasilan meraih gelar juara nasional bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal untuk terus berkembang dan mengejar cita-cita di dunia motorsport.
“Terima kasih kepada tim, para mekanik, coach, dan keluarga yang selalu mendukung saya. Saya sadar masih banyak yang harus dipelajari dan masih banyak hal yang perlu saya tingkatkan sebagai pembalap,” ujar Zayn dalam keterangan tertulis, Jumat, 23 Oktober 2026.
Pembalap muda asal Makassar, Ananda Zayn Neymar bersama keluarga saat memegang piala kemenangan. Foto: Istimewa.
Ia menegaskan pencapaian ini justru menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dan tidak cepat berpuas diri. Zayn menargetkan tidak hanya jadi juara di Indonesia, tetapi bisa mengharumkan nama di ajang balap internasional.
"Saya tahu perjalanan menuju ke sana tidak mudah. Karena itu, saya ingin terus belajar, menjaga disiplin, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menjadi pembalap yang lebih baik,” ujar Zayn.
Kebanggaan Terbesar Keluarga
Ayah Zayn, Fadli Ananda, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian sang anak. Baginya, gelar juara nasional yang diraih Zayn merupakan kebahagiaan tersendiri, sekaligus buah dari proses belajar, latihan, dan komitmen yang dijalani sejak mulai mengenal dunia balap.
Namun, bagi keluarga yang paling penting bukan hanya hasil akhir, melainkan bagaimana Zayn menjalani prosesnya. Mulai dari belajar dari setiap pengalaman dan terus membangun karakter yang baik.
Ia menambahkan keluarga akan selalu memberikan dukungan agar Zayn dapat mengembangkan potensinya, tanpa melupakan pendidikan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai seorang anak.
“Kami ingin Zayn tumbuh bukan hanya menjadi pembalap yang berprestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang rendah hati, disiplin, dan menghargai setiap orang yang membantunya dalam perjalanan ini,” ungkap Fadli.
Fadli menyampaikan harapan dan doa keluarga agar pencapaian ini menjadi awal yang baik bagi perjalanan Zayn di masa depan. Langkah Zayn juga diharapkan bisa membawa kebaikan bagi keluarga, Makassar, Sulawesi Selatan, dan Indonesia.
"Kami percaya setiap mimpi membutuhkan proses panjang. Tugas kami sebagai orang tua adalah mendampingi, mendoakan, dan mengingatkannya agar tetap rendah hati dalam keadaan apa pun,” ungkap Fadli.





Komentar (0)