JAKARTA, DISWAY.ID-- Serangan kelompok Houthi yang menyasar Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, berimbas langsung pada puluhan jemaah umrah asal Indonesia.
Di antaranya, 8 warga Depok yang tergabung dalam kloter Hamdan Tour harus tertahan lebih lama di Tanah Suci karena penerbangan pulang ditunda.
BACA JUGA:Shin Tae-yong Tanggapi Sanksi Persija: Ganggu Perjuangan Tim
Salah satu jemaah, anto, menceritakan detik-detik kabar serangan itu diterima. Saat kejadian pada Sabtu (10/10), ia dan rombongan tengah fokus beribadah di Makkah.
"Anto salah satu jemaah dari Hamdan Tour yang saat ini berada di wilayah Makkah. Saat ini kami ada penundaan kepulangan karena serangan terhadap bandara internasional Arab Saudi. Untuk kejadiannya saya kurang tahu karena saat itu kami sedang melaksanakan ibadah umrah," ujarnya saat di wawancara Jumat (23/10).
Anto menyebut, total ada 43 jemaah dalam kloternya, 8 di antaranya warga Depok. Kabar serangan itu sempat menimbulkan rasa takut.
BACA JUGA:KPK Sudah Kirim Surat soal Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI di Korupsi BNPB, Apa Respons Panglima?
"Ya saya sendiri sempat merasakan ketakutan dari informasi tersebut. Namun kami tetap fokus untuk melaksanakan ibadah," katanya.
Meski Makkah terpantau kondusif, dampak konflik mulai terasa dua hari kemudian.
Pantauan pada Senin (12/10) di pelataran Masjidil Haram, jemaah dari berbagai negara termasuk Indonesia tetap beribadah seperti biasa di bawah penjagaan ketat Askar Makkah dan polisi Saudi. Otoritas Arab Saudi menegaskan Makkah dan Madinah aman.
Hal itu dirasakan jemaah Depok lainnya. Fatimah mengaku kaget mendengar kabar serangan.
"Kaget, sempat nanya ke petugas pemandu tour umrah akan kondisi saat ini, tapi mereka mencoba menenangkan ya inshaallah kejadian ini akan segera dapat ditangani oleh pemerintah Arab Saudi," ujar Fatimah.
Sementara Hani memilih tetap tenang.
BACA JUGA:Hendri Satrio Nilai Penguatan IHSG Jadi Sinyal Positif, Pemerintah Diminta Tetap Terbuka pada Kritik
"Udah sampai di sini, aku sih fokus ibadah aja ya inshaallah aman," tuturnya.
- 1
- 2
- »






Komentar (0)