Petaka Usai Dihancurkan Persija 1-5, Marcos Santos Resmi Dipecat sebagai Pelatih Arema FC

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Arema FC secara resmi mengambil langkah dengan memecat Marcos Santos dari kursi kepelatihan. Keputusan ini diambil setelah Singo Edan mengalami kekalahan telak 1-5 dari Persija Jakarta.

Arema FC harus menelan kekalahan menyakitkan ketika bertandang ke markas Persija Jakarta pada pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027. Laga tersebut berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026).

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan buruk Arema FC yang belum mampu kembali meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Singo Edan harus puas tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari enam pertandingan.

Kekalahan dari Persija Jakarta akhirnya menjadi titik akhir perjalanan Marcos Santos bersama Arema FC setelah menjalani dua musim bersama klub asal Malang tersebut. Pelatih asal Brasil itu juga tercatat menjadi juru taktik keempat yang kehilangan pekerjaannya pada awal kompetisi Super League 2026/2027.

Manajemen Arema FC melalui General Manager Yusrinal Fitriandi mengakui bahwa keputusan untuk berpisah dengan Marcos Santos bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi, sang pelatih dinilai sudah cukup memahami karakter sepak bola Indonesia setelah menangani Singo Edan sejak musim sebelumnya.

"Keputusan ini tentu tidak mudah, apalagi ini merupakan musim kedua bagi Coach Marcos Santos yang sebenarnya dinilai sangat mengenal karakter sepak bola Indonesia," ujar Yusrinal, dikutip dari laman klub, Jumat (23/10/2026).

"Namun, lima laga tanpa kemenangan menjadi indikator penting bahwa tim butuh momentum dan ruang penyegaran baru. Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional demi kebaikan bersama," tambahnya.

Selama menangani Arema FC, Marcos Santos tercatat telah memimpin Singo Edan dalam 39 pertandingan di berbagai kompetisi. Eks pelatih Juventude itu mempersembahkan 14 kemenangan, 11 hasil imbang, dan 14 kekalahan.

Catatan tersebut belum cukup membuat manajemen mempertahankan Marcos Santos setelah performa Arema FC mengalami penurunan pada awal musim ini. Kekalahan telak dari Persija Jakarta semakin memperbesar tekanan terhadap tim yang baru mampu mengumpulkan enam poin dari enam pertandingan.

Menariknya, Yusrinal Fitriandi juga mengungkapkan adanya kondisi internal yang menjadi salah satu pertimbangan manajemen dalam mengambil keputusan. Ia menyinggung peran jajaran asisten pelatih yang disebut memiliki tanggung jawab besar dalam penyusunan program latihan hingga penerapan taktik tim.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik
• 17 jam lalu
0
thumb
Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Barrang Lompo Hadir Jadi Sahabat Warga Kepulauan
• 20 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut Lebih Baik Tak Jadi Presiden jika Rakyat Masih Miskin
• 20 jam lalu
0
thumb
Polri Perketat Patroli Kawasan Konservasi untuk Lindungi Orang Utan
• 8 jam lalu
0
thumb
Unhas Tegaskan Demo Mahasiswa Berlangsung Damai, Kericuhan Pecah Usai Massa Bubar
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.