Pantau - Pemerintah Kanada menilai hubungan perdagangan bebas tarif dengan Amerika Serikat (AS) kemungkinan besar tidak akan kembali seperti sebelumnya menyusul perselisihan dagang yang memicu penerapan tarif tinggi dan penghentian perundingan antara kedua negara.
Kepala Negosiator Perdagangan Kanada untuk AS, Janice Charette, menyampaikan penilaian tersebut dalam Toronto Global Forum pada Kamis (22/10/2026).
Menurut Charette, Kanada perlu menyesuaikan strategi perdagangan karena kebijakan tarif AS telah mengubah hubungan dagang dengan berbagai negara.
"Saya kira kita tidak boleh berharap kembali ke perdagangan bebas tarif dengan Amerika Serikat. Tidak ada negara di dunia yang akan berada dalam posisi memperoleh perdagangan bebas tarif dengan AS," kata Charette.
Kanada Nilai Hubungan Perdagangan dengan AS Sedang BerubahCharette mengatakan Ottawa dan Washington saat ini berada dalam periode penataan ulang hubungan perdagangan.
Perubahan tersebut membuat Kanada harus mempertimbangkan kembali pendekatan negosiasi untuk mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan kepentingan nasionalnya.
Ia menilai kondisi perdagangan saat ini berbeda dengan periode ketika kedua negara memiliki hubungan dagang yang lebih terbuka.
Meski demikian, pemerintah Kanada tetap membuka peluang untuk melanjutkan pembicaraan dengan Amerika Serikat.
Charette menyatakan Ottawa masih berupaya mencari kesepakatan yang dapat memberikan kepastian bagi hubungan perdagangan kedua negara.
"Saya telah menyampaikan secara terbuka bahwa pena telah diletakkan dan pintu terbuka. Kanada siap melanjutkan pembicaraan untuk mencapai tujuan kami dalam menstabilkan hubungan," ujarnya.
Perundingan Kanada-AS Belum Memiliki Jadwal PastiMenurut Charette, negosiator Kanada dan Amerika Serikat tengah membahas kemungkinan melanjutkan perundingan perdagangan.
Namun, hingga Kamis (22/10/2026), belum terdapat jadwal pasti mengenai dimulainya kembali negosiasi tersebut.
Charette menekankan pentingnya mempertahankan komunikasi antara kedua negara meskipun masih terdapat perbedaan pandangan mengenai kebijakan perdagangan.
Ia menilai penghentian komunikasi justru berpotensi memperburuk hubungan ekonomi Kanada dan Amerika Serikat.
"Hal terburuk yang dapat terjadi adalah jika kami berhenti berbicara satu sama lain... Kami memiliki hubungan perdagangan. Kami ingin meningkatkan perdagangan," kata Charette.
Pemerintah Kanada berharap pembicaraan dapat kembali berlangsung untuk mencari penyelesaian atas perselisihan yang masih terjadi.
Amerika Serikat Terapkan Tarif 50 Persen terhadap Barang KanadaKetegangan perdagangan antara Kanada dan Amerika Serikat meningkat sejak 2025 akibat sejumlah perselisihan kebijakan ekonomi dan perdagangan.
Situasi tersebut kemudian berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara.
Pada 21 Agustus 2026, perundingan perdagangan Kanada dan Amerika Serikat terhenti.
Pada periode yang sama, pemerintah AS mulai mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap barang asal Kanada senilai 20 miliar dolar AS.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memperburuk hubungan perdagangan kedua negara.
Penerapan tarif tinggi juga mendorong pemerintah Kanada mengambil tindakan balasan terhadap sejumlah produk Amerika Serikat.
Kanada Balas Tarif AS dengan Pembatasan Sejumlah ProdukSebagai respons terhadap kebijakan tarif Washington, pemerintah Kanada memberlakukan tindakan perdagangan balasan terhadap berbagai produk asal Amerika Serikat.
Produk yang menjadi sasaran antara lain baja dan produk susu.
Kanada juga memasukkan peralatan rumah tangga serta peralatan pertanian dalam kebijakan balasan tersebut.
Selain itu, sejumlah produk bubur kertas, kertas, dan barang elektronik turut menjadi sasaran tindakan perdagangan Kanada.
Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya perselisihan tarif antara kedua negara sejak tahun sebelumnya.
Perselisihan itu membuat upaya pemulihan hubungan perdagangan Kanada dan Amerika Serikat menghadapi tantangan dalam proses negosiasi.
PM Mark Carney Siap Berunding jika AS Beritikad BaikPerdana Menteri Kanada Mark Carney sebelumnya menyatakan kesiapan pemerintahnya untuk melanjutkan perundingan perdagangan dengan Amerika Serikat.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu (21/10/2026), sehari sebelum Charette berbicara dalam Toronto Global Forum.
Carney menegaskan bahwa Kanada menginginkan kesepakatan perdagangan yang adil bagi kedua negara.
Namun, pemerintah Kanada menetapkan syarat bahwa Washington juga harus menunjukkan itikad baik dalam proses perundingan.
Sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Charette yang menekankan pentingnya mempertahankan jalur komunikasi antara Ottawa dan Washington.
Hingga kini, kedua negara belum menetapkan jadwal resmi untuk melanjutkan perundingan perdagangan yang terhenti sejak Agustus 2026.





Komentar (0)