Patroli Hutan Dayak Bahau, Upaya Menjaga Alam dan Wilayah Adat

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MAHAKAM ULU -- Warga Suku Dayak Bahau melakukan patroli hutan di wilayah Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Kamis (22/10/2026). Mereka mengusulkan kepada Kementerian Kehutanan agar hutan seluas 28 ribu hektare di wilayah tersebut ditetapkan sebagai hutan adat sehingga memiliki kepastian hukum untuk dikelola dan dimanfaatkan secara lestari.

Bagi masyarakat Dayak Bahau, hutan memiliki peran penting dalam kehidupan dan keberlangsungan tradisi leluhur. Penetapan status hutan adat diharapkan dapat memperkuat perlindungan wilayah yang mereka jaga sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk mengelola sumber daya hutan secara bertanggung jawab bagi generasi mendatang.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara Foto
Advertisement

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
KKP Perkuat Standar Mutu dan Sertifikasi Produk Perikanan, Targetkan Ekspor Indonesia Tembus 10 Miliar Dolar AS
• 2 jam lalu
0
thumb
Sidang Perkara Hery Susanto, 40 Tokoh Ajukan Amicus Curiae
• 21 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Pulau Miangas, Jenderal Maruli Petakan Kebutuhan Pembangunan Perbatasan
• 4 jam lalu
0
thumb
Menanti Kinerja Q3-2026, Ruang Pertumbuhan Laba Emiten Logam Menyempit
• 6 jam lalu
0
thumb
Searah Ajukan POD Geliga, Target Produksi Gas Dimulai 2029
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.