Kanada larang diplomatnya temui kandidat pemilu sela AS

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengarahkan diplomat negaranya di Amerika Serikat (AS) untuk menghindari pertemuan dengan kandidat pemilu sela demi mencegah tuduhan campur tangan politik, Bloomberg melaporkan Kamis.

Sebelumnya pekan ini, Carney mengatakan Kanada tidak berupaya memengaruhi pemilu AS. Menurutnya, para pejabat Kanada bertindak untuk kepentingan ekonomi negaranya di tengah tarif yang diberlakukan AS.

Menurut laporan Bloomberg, diplomat Kanada dilarang bertemu atau berada dalam satu ruangan dengan kandidat pemilu sela. Arahan tersebut disampaikan pemerintah melalui panduan yang diteruskan kepada para diplomat pada Selasa.

Pertemuan dengan kandidat anggota DPR maupun Senat AS tidak diperbolehkan kecuali mendapat izin khusus. Namun, aturan tersebut tidak berlaku untuk pertemuan bisnis dengan pejabat terpilih yang tidak mencalonkan diri kembali.

Diplomat Kanada tetap dapat bertemu pejabat tersebut jika diperlukan, tetapi mereka diminta memastikan tidak difoto bersama pejabat AS, menurut laporan itu.

Arahan tersebut berlaku hingga 3 November, saat pemilu sela AS digelar. Kebijakan itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran Washington terhadap dugaan keterlibatan Kanada dalam politik AS.

Pada 14 Oktober, Duta Besar AS untuk Kanada Pete Hoekstra mengatakan Washington ingin Ottawa "tidak ikut campur" dalam pemilu AS mendatang.

Hoekstra kemudian memperingatkan pemerintahan Presiden Donald Trump akan mengawasi aktivitas Kanada dan menyoroti dugaan campur tangan oleh Perdana Menteri Wilayah Ontario Doug Ford, Menteri Perindustrian Melanie Joly, serta mantan Perdana Menteri Justin Trudeau.

Pemerintah Kanada sebelumnya membantah tuduhan tersebut. Carney menegaskan kebijakan Kanada dibuat untuk melindungi pekerja, keluarga, dan perekonomian negara itu.

Ketegangan terjadi ketika hubungan Kanada-AS memburuk akibat perselisihan perdagangan dan diplomatik. Pada akhir September, Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro juga memperingatkan Ottawa agar tidak mencampuri pemilu AS.

Navarro secara khusus menyoroti negara bagian Maine dan Michigan yang dinilai berkaitan dengan kepentingan politik dalam pemilu sela AS.



Sumber: Sputnik


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapolres Bekasi Dorong Siswa SMKN 1 Siap Ikuti Pelatihan ke Jepang
• 2 jam lalu
0
thumb
Rupiah Loyo Lagi! Dolar AS Tembus Rp18.074, Ini Faktor yang Membayangi Kurs Hari Ini
• 1 jam lalu
0
thumb
Gus Ipul Ajak SDM PKH dan Operator Data Se-Jombang Jadi Agen Perlinsos
• 14 jam lalu
0
thumb
Prabowo Sebut 364 BUMN Telah Dirampingkan, 700 Ditargetkan Ditutup
• 17 jam lalu
0
thumb
Waskita Masih Terbebani Utang Rp66,5 Triliun, Cari Arah Pemulihan ke Danantara
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.