Jakarta: Harga emas Antam pukul 08.49 WIB turun Rp10 ribu ke posisi Rp2,540 juta dari semula Rp2,550 juta per gram. Sementara harga beli kembali (buyback) anjlok Rp30 ribu ke Rp2,335 juta per gram.
Melansir laman Logam Mulia Antam, Jumat, 23 Oktober 2026, harga emas batangan Antam sewaktu-waktu bisa berubah.
Setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.
Adapun untuk harga beli emas Antam dikenakan pajak PPh 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi.
Berikut daftar lengkap harga emas Antam per 23 Oktober 2026:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.320.000.
- Harga emas 1 gram: Rp2.540.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.020.000.
- Harga emas 3 gram: Rp7.505.000.
- Harga emas 5 gram: Rp12.475.000.
- Harga emas 10 gram: Rp24.895.000.
- Harga emas 25 gram: Rp62.112.000.
- Harga emas 50 gram: Rp124.145.000.
- Harga emas 100 gram: Rp248.212.000.
- Harga emas 250 gram: Rp620.265.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.240.320.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.480.600.000.
Ilustrasi emas Antam. Foto: dok MI.
Baca Juga :
Harga Emas Dunia Merosot ke Level Terendah dalam Tiga BulanHarga emas dunia merosot ke level terendah dalam tiga bulan pada perdagangan Kamis waktu setempat. Pelemahan ini seiring dengan lonjakan harga acuan minyak global yang memicu kekhawatiran akan guncangan inflasi akibat energi.
Sentimen penghindaran risiko (risk-off) di Wall Street juga mendorong para pedagang untuk meninggalkan aset seperti emas dan dolar, lalu beralih ke instrumen yang lebih aman, yakni obligasi pemerintah AS (US Treasuries).
Melansir Investing, Jumat, 23 Oktober 2026, logam mulia ini mengalami penurunan sepanjang minggu ini meskipun nilai dolar AS melemah. Tingginya harga minyak terus menekan sentimen pasar. Harga emas spot turun 2,8 persen menjadi USD4.024,55 per ons, level terendah sejak 20 Juli. Sementara harga emas berjangka turun 0,5 persen menjadi USD4.039,90 per ons.
"Emas kembali menembus ke bawah level dukungan (support) menengah di kisaran USD4.100. Ini adalah ketiga kalinya kejadian serupa terjadi bulan ini. Sebelumnya, penurunan tersebut hanya berlangsung singkat dan diikuti oleh aksi beli. Pihak yang mengharapkan kenaikan harga (bulls) tentu berharap sejarah akan terulang kembali. Namun, harapan bukanlah sebuah strategi. Perlu diingat, aksi jual emas dan perak minggu ini terjadi justru di saat nilai dolar AS mengalami penurunan yang signifikan," ujar analis pasar senior di Trade Nation, David Morrison.





Komentar (0)